Berita PALI
Remaja Tanggung Perang Sarung Usai Sahur di Talang Ubi PALI, Warga Khawatir Bisa Picu Tawuran
Remaja tanggung berombongan atau berkelompok melakukan perang sarung usai sahur di Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).
TRIBUNSUMSEL.COM, PALI - Remaja tanggung berombongan atau berkelompok melakukan perang sarung usai sahur di Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).
Aksi yang dilakukan saat bulan Ramadan usai santap sahur hingga matahari muncul tanda hari fajar belakangan menimbulkan kekhawatiran warga karena bisa memicu tawuran.
Agus warga Talang Subur Kecamatan Talang Ubi berkata bahwa remaja yang berada di kawasan Pendopo memang kerap melakukan aksi asmara subuh pada Bulan Puasa.
Namun demikian, kekinian aksi remaja bukan lagi ajang bermain, melainkan mengarah ke aksi tawuran.
Dikatakannya, ada beberapa titik lokasi yang kerap dijadikan ajang perang sarung, yaitu di Talang Subur depan Kantor Samsat, Simpang Empat juga di kawasan Gelora Komplek Pertamina Pendopo.
"Kami warga yang dekat dengan lokasi yang biasa dijadikan ajang perang sarung merasa terganggu dan khawatir kalau dibiarkan akan merajalela dan timbul korban," ungkap Agus, Jumat (15/4/2022).
Menurut dia, warga yang resah telah melaporkan aksi itu ke kelurahan serta ke pihak kepolisian agar melakukan patroli rutin saat subuh.
"Sudah dua malam ini polisi lakukan patroli dan aksi remaja itu mulai sepi. Harapan kami, kepolisian dibantu Satpol-PP untuk rutin patroli meski sudah sepi," ujarnya.
Baca juga: Driver Ojol Dianiaya Tetangga, Gegara Saling Geber Motor di Lorong, Korban Luka di Kepala
Sementara itu, Camat Talang Ubi Hj Emilya menyatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan aksi yang dilakukan remaja dan langsung menyampaikan surat resmi ke kepolisian juga Satpol.PP untuk mencegah aksi tawuran itu meluas.
"Kami mengimbau kepada para orang tua agar mengawasi anaknya dalam bergaul. Kalau memang tidak ada keperluan penting, jangan izinkan anaknya keluar rumah setelah sahur kecuali untuk beribadah ke masjid. Hal itu dilakukan untuk mencegah hal yang tidak diinginkan," katanya. (sp/reigan)
Baca berita lainnya langsung dari google news.