Berita Palembang

Cara Memanggang Kerupuk Kemplang Khas Palembang, Langsung dari Pedagang

Cara Memanggang Kerupuk Kemplang Khas Palembang agar tidak panas, Berikut Tips Langsung dari Pedagang di Pipareja Palembang.

TRIBUNSUMSEL.COM/WIDYA TRI SANTI
Pasutri Lisma dan Yanto saat memanggang kerupuk Kemplang di lapaknya di pinggir Jalan Pipa Reja tepatnya di belakang PTC Mal Kota Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (10/4/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -Pedagang Kerupuk Kemplang banyak dijumpai di pinggir Jalan Pipa Reja tepatnya di belakang PTC Mal Kota Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (10/4/2022).

Ternyata terdapat cara khusus memanggang Kerupuk Kemplang Khas Palembang agar tidak panas saat memanggangnya.

Adapun cara memanggang agar tidak merasa panas yakni, memakai sarung tangan, masker, kacamata, dan bedak astagina berwarna kuning. 

Lisma (42) ia mengatakan, harus pakai alat pelindung saat memanggang agar tidak hitam atau merasa terbakar.

"Apalagj saat bulan puasa ini, terasa panas dua kali lipat dari hari biasa dan juga kadang merasa haus harus berhadapan dengan bara api," ujar Lisma saat memanggang kemplang nya.

Sementara itu suaminya Lisma juga mengatakan, kemplang yang mentah itu di jepit lalu di panggang di dekat bara api, lalu saat sudah mengembang lalu di pukul, lalu di panggang kembali, setelah itu letakkan di tempat yang tersedia. 

"Dipukul itu biar kemplangnya jadi rata, agar bisa menarik konsumen beli ke saya. Karena konsumen kebanyakkan pilih kemplang yang rata," kata Yanto.

Setelah di panggang lalu di bungkus menggunakan kantong plastik, di isi satu bungkusnya 40 keping kemplang dengan harga Rp. 15 ribu. Isi 20 keping Rp. 10 ribu.

Tak hanya kemplang ikan yang dipanggang di sini akan tetapi juga ada kemplang udang dengan harga Rp. 15 ribu isi 20 keping.

Lebih lanjut Lisma menjelaskan untuk saus cabai nya itu dibuat sendiri.

"Dengan campuran saos sambal lalu di tambahi garam, penyedap rasa, dan cabai giling," jelas Lisma.

Baca juga: Walikota Harnojoyo Pastikan Flyover Sekip Ujung Palembang Segera Dibangun

Ia mengaku mengambil kerupuk kemplang mentah dari kawasan seberang Ulu Palembang.

Lisma dan Yanto juga mengeluhkan kenaikan  harga sejumlah bahan produksi.

"Dari harga arang, kantong plastik. Mau dinaikkin harga kemplang akan tetapi di pondok deretan kemplang ini belum ada yang menaikkan harganya," keluh Lisma dan Yanto. (TS/WIDYA)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved