Bocah Dikejar Anjing di Tegal Binangun
Warga Pasang Perangkap Tangkap Anjing Liar yang Serang 7 Bocah di Talang Petai Tegal Binangun
Warga bersama Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Palembang telah memasang perangkap berupa jerat untuk menangkap anjing liar.
Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Warga Perumahan Al Zaffa, Talang Petai, Plaju telah memasang perangkap untuk menangkap anjing liar yang sudah menyerang tujuh bocah hingga dua di antaranya tewas tenggelam, tiga digigit dan dua lainnya selamat.
Anjing liar tersebut dinilai sudah sangat meresahkan karena sampai memakan korban, yakni Lutfi dan Firza dua bocah yang berusaha menyelamatkan diri dari anjing tersebut dengan cara lompat ke danau buatan.
Sedangkan tiga lainnya yakni Nayla, Putri dan Zayet mengalami luka jahitan akibat digigit anjing.
Ketua RT 16 Perumahan Al Zaffa, Rafiq mengatakan, warga bersama Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Palembang telah memasang perangkap berupa jerat untuk menangkap anjing liar.
"Hari ini dipasang lebih dari 10 perangkap di sekitar sawah dan sampai permukiman di belakang Perumahan, karena anjing itu selalu melintas di sekitar sawah dan danau itu, " kata Rafiq saat dijumpai, Senin (4/4/2022).
Ia melanjutkan untuk mencegah adanya lagi korban anak-anak, kini anak-anak di kompleknya dilarang main di luar rumah ketika sore dan pagi hari.
"Anjing itu sering terlihat sore hari, jadi sekarang anak-anak tidak boleh dulu main di luar kalau sore. Pos jaga juga tetap kami aktifkan, " katanya.
Warga berencana kembali mencari keberadaan anjing liar yang dimaksud untuk menjaga keamanan lingkungan sekitar.
"Sore ini kami mau keluar lagi cari anjing itu, ciri-cirinya badan hitam dan putih pada moncongnya, " katanya.
Korban Trauma Mendalam
Ketiga bocah korban selamat yang diserang anjing liar di belakang perumahan Al-Zaffa Talang Petai Tegal Binangun Plaju Darat, Jumat (1/4/2022) pagi, masih alami trauma mendalam.
Mengingat kedua temannya yakni Lutfi dan Firza tewas karena tenggelam di danau buatan untuk menyelamatkan diri dikejar anjing.
Nayla (14), Putri (14) dan Zayet (10) sudah bisa beraktivitas seperti biasa meski dengan luka gigitan dan cakaran anjing.
Nayla mengalami luka gigitan di kepala, paha, serta lebam di matanya, Putri mengalami luka gigitan di bagian pantat, sedangkan Zayet di kepala dan punggung serta dicakar di punggungnya.
"Masih trauma kak kalau lihat anjing, " kata Nayla didampingi ibunya, Senin (4/4/2022).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/danau-buatan-di-tegal-binangun-tempat-2-anak-tewas-tenggelam.jpg)