Mayat di Irigasi OKU Timur

Identitas Mayat Mengapung di Irigasi OKU Timur Terungkap, Pemain Kuda Lumping, Punya 1 Anak

Identitas mayat seorang pria yang ditemukan mengapung di Tanggul Irigasi kawasan Buay Madang akhirnya terungkap.

Penulis: Edo Pramadi | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/EDO PRAMADI
Suasana rumah duka pria yang mayatnya ditemukan di tanggul irigasi kawasan Buay Madang, Kabupaten OKU Timur, Senin (4/4/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA - Identitas mayat seorang pria yang ditemukan mengapung di Tanggul Irigasi kawasan Buay Madang akhirnya terungkap.

Diketahui pria tersebut bernama Pujiono biasa dipanggil Sifu, almarhum diperkirakan berusia 40 tahun.

Puji merupakan seorang pemain jaranan (kuda lumping) yang berasal dari Desa Pahang Asri, Kecamatan Buay Pemuka Peliung, Kabupaten OKU Timur.

Hal itu diungkapkan oleh Lia Agustin (36) tetangga korban.

"Almarhum juga merupakan seorang petani padi," kata Lia, Senin (4/4/2022).

Lia mengungkapkan, dalam keseharianya Fuji merupakan sosok orang yang baik.

"Almarhum yatim piatu, tinggal sendirian di rumahnya," ucap Lia.

Sedangkan Istri dari almarhum sudah lebih dulu meninggal dunia sekitar tiga tahun yang lalu saat melahirkan.

"Anak dari almarhum tinggal sama neneknya di Negeri Agung Jaya," bebernya.

Dari informasi yang diperoleh, jenazah almarhum sempat dibawa ke Puskemas Sukaraja.

Baca juga: BREAKING NEWS: Mayat Laki-laki Ditemukan Mengapung di Saluran Tanggul Irigasi OKU Timur

Mayat Tersangkut di Tanggul 

Sebelumnya, ditemukan mayat seorang laki-laki yang mengapung di kawasan Tanggul Irigasi, Desa kurungan Nyawa, Kecamatan Buay Madang, Kabupaten OKU Timur, Senin (4/4/2022) pagi.

Dari foto yang beredar, terlihat mayat itu hanyut terbawa arus hingga tersangkut di tanggul.

Mayat yang mengapung itu dalam posisi tengkurap, sehingga wajahnya tidak kelihatan.

Ia nampak memakai baju warna cokelat dengan celana pendek.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved