Berita Palembang

Antisipasi Permintaan di Bulan Ramadan, Pemkot Palembang Gencar Lakukan Kegiatan Donor Darah

Palang Merah Indonesia (PMI) dan pemerintah kota Palembang gencar melakukan kegiatan donor darah dengan cara menjemput bola.

Penulis: Sri Hidayatun | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/SRI HIDAYATUN
Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda yang juga Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Palembang saat menghadiri donor darah di halaman kantor Kecamatan Sako Palembang, Senin (28/3/2022) 

TRIBUNSUMSEL.COM.PALEMBANG- Guna mengantisipasi permintaan kantong darah di bulan suci ramadan, Palang Merah Indonesia (PMI) dan pemerintah kota Palembang gencar melakukan kegiatan donor darah dengan cara menjemput bola.

Seperti yang dilakukan Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda yang juga Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Palembang terus mencari pendonor darah untuk mencukupi kebutuhan darah selama bulan suci Ramadhan.

Menurut Fitri ada peningkatan yang cukup signifikan sejak pandemi Covid 19 permintaan kebutuhan darah di PMI.

“Sejak pandemi permintaan darah meningkat mencapai 7 ribu kantong darah perbulan, dibandingkan sebelum pandemi hanya 5 ribu  kantong darah perbulan,” jelasnya, Senin (28/3/2022) saat menghadiri donor darah di halaman kantor Kecamatan Sako Palembang.

Untuk mencukupi kebutuhan itu, Fitri mempunyai jurus jitu,dengan cara kontinyu melakukan aksi donor dari di 18 kecamatan di Kota Palembang.

“Kita targetkan tiap kecamatan 100 kantong darah,” ungkapnya.

Baca juga: Agenda Kegiatan Ramadhan 1443 H di Masjid Agung Palembang, Tarawih Jemaah, Bagi Takjil Tiap Hari

Fitri meminta agar setiap masyarakat untuk ikut langsung berpatisipasi untuk ikut mendonorkan darah.

“Ini ditengah meningkatnya kebutuhan darah di Palembang, khususnya di masa pandemi yang kini masih terjadi,” katanya.

Diakui Fitri strategi yang digebernya sebelum Ramadhan, lantarana ada penurunan yang drastis pendonor di bulan suci Ramadan.

"Saya cukup menyayangkan ya, ditengah meningkatnya kebutuhan darah, minat masyarakat untuk mendonorkan darahnya malah berkurang dengan berbagai macam alasan. Maka dari itu, melalui upaya jemput bola ini kita harapkan kebutuhan darah di Palembang bakal tercukupi," kata Fitri.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved