Berita PALI

Mayat Tanpa Busana Mengapung di Danau Prambatan PALI, Ini Kata Polisi

Warga Desa Prambatan PALI digegerkan penemuan mayat mengapung tanpa busana di danau bekas galian, Kamis (17/3/2022)petang

SRIPOKU/REIGAN
Anggota Polsek Penukal Abab Polres PALI saat melakukan evakuasi terhadap mayat pria yang ditemukan mengapung tanpa busana di kolam bekas galian, Kamis (17/3/2022) sore 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALI--  Warga Dusun IV Desa Prambatan Kecamatan Abab Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dihebohkan dengan temuan mayat mengapung tanpa busana di danau bekas galian, Kamis (17/3/2022) sekira pukul 16.20 WIb.

Jasad berjenis kelamin laki-laki itu, diketahui identitasnya bernama Dadang (30 tahun) seorang petani warga Dusun IV Talang Jawa Desa Prambatan Kecamatan Abab.

Mayat pertama kali ditemukan oleh warga sekitar saat sedang mencari ikan dan langsung melaporkan ke Polsek Penukal Abab dan langsung menuju tempat kejadian dengan dibantu warga untuk melakukan evaluasi.

Mantan Kepala Desa Prambatan, Amirudin membenarkan temuan mayat berjenis kelamin laki-laki tersebut.

Saat ini korban telah dilakukan evakuasi dan diserahkan ke pihak keluarga.

Amirudin mengungkapkan belum diketahui pasti penyebab meninggalnya Dadang.

 "Dari informasinya, Dadang diduga memang sedang mengalami sakit sejenis epilepsi," tuturnya. 

Sementara, Kapolsek Penukal Abab, AKP Alpian melalui Kanit Reskrim Ipda Dayend menuturkan bahwa kronologi kejadian pada hari Rabu (16/3/2022) sekira jam 15.30 Wib, korban pergi dari rumah seorang diri dengan menggunakan baju kaos warna abu-abu dengan menggunakan sweeter berwarna hijau den bercelana jeans.

Kemudian, keesokan harinya, Kamis (17/3/2022) sekira jam 16.20 Wib seorang warga hendak mencari ikan, melihat sesosok mayat dalam keadaan mengapung di danau bekas galian di Desa Prambatan dalam keadaan telanjang.

"Pakaian yang dikenakan korban juga ditemukan ditepian danau," ungkap Dayend, Jumat (18/3/2022).

Atas laporan tersebut pihak kepolisian dibantu warga melakukan evakuasi terhadap mayat tersebut dan dibawa menuju Puskesmas Abab untuk di visum.

Dijelaskan Dayend, berdasarkan keterangan orang tua korban, bahwa korban memiliki riwayat penyakit epilepsi. 

"Mayat yang ditemukan itu diduga adalah seorang warga yang menderita penyakit epilepsi yang kambuh ketika sedang mandi. Saat kejadian diduga korban mandi sendirian sehingga tidak diketahui warga lain untuk memberikan pertolongan." Jelasnya.

"Setelah dilakukan pemeriksaan oleh team Puskesmas Abab, tidak ditemukannya tanda tanda kekerasan pada tubuh korban." Ujarnya.

Baca juga: Mendekati Bulan Puasa, Harga Cabai di PALI Naik 100 Persen

Saat ini mayat Dadang telah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

Pihak keluarga merasa tak keberatan atas kejadian tersebut dan tak akan melakukan tuntutan hukum dikemudian hari. (SP/REIGAN)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved