Covid 19 di Sekolah Palembang

BREAKING NEWS : Siswa SMPN 1 Palembang Terpapar Covid-19, Sekolah Mendadak Terapkan Daring

Ia mengatakan akibat ada salah satu peserta didik yang terpapar terpaksa pihaknya melakukan pembelajaran secara daring.

Penulis: Sri Hidayatun | Editor: Weni Wahyuny
TRIBUNSUMSEL.COM/SRI HIDAYATUN
Suasana sekolah SMPN N 1 Palembang Selasa (8/2/2022). Pembelajaran dilakukan daring karena ada satu siswa terpapar Covid-19 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - SMP Negeri 1 Palembang lakukan pembelajaran secara daring atau atau pembelajaran jarak jauh (PJJ) mulai hari ini, Selasa (8/2/2022).

Lewat pesan WA di grup, walisiswa yang mendapatkan pesan tersebut merasa cukup kaget.

Dalam pesannya, alasan sekolah menerapkan daring karena ada  satu siswa terpapar Covid-19.

Begini isi pesannya singkatnya :

"Asmkm bapak ibu guru dan wali murid SMPN 1 Palembang.
Sehubungan dengan adanya laporan bahwa telah ada peserta didik SMPN 1 Palembang yang terpapar covid-19, sesuai dwngan petunjuk dan arahan diknas untuk itu kami informasikan bahwa proses KBM di SMPN 1 Palembang mulai besok, Selasa, 8 Februari 2022 SD 21 Februari 2022 akan di laksanakan secara DARING, dan akan kembali melaksanakan proses KBM PTM Terbatas pada Hari Selasa, 22 Februari 2022.
Kami himbau kepada seluruh walimurid SMPN 1 Palembang untuk tidak panik karena selama. Anak2 di rumahkan sekolah akan di semprot
dan di seterilkan... Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan ...wass ks SMPN1 PLG".

Ketika dipantau dilapangan, Selasa (8/2/2022) memang suasana di sekolah tidak ada aktivitas siswa.

Yang terlihat hanya ada petugas sekolah yakni satpam dan juga pekerja yang sedang mengecat genteng dan dinding sekolah.

Aktivitas siswa pun tidak ada sama sekali.

Semua belajar secara daring.

Ketika dihubungi, Kepala SMPN 1 Palembang, Hastia membenarkan jika ada salah satu siswanya terpapar covid-19.

"Ya, benar tadi malam dapat laporan dari walisiswa," ujarnya.

Ia mengatakan akibat ada salah satu peserta didik yang terpapar terpaksa pihaknya melakukan pembelajaran secara daring.

"Ya, sesuai dengan intruksi Kepala Dinas jika memang ada walaupun satu orang terpapar covid-19 maka sekolah harus daring selama 14 hari kedepan," ujarnya.

Ditanya secara jelas bagaimana kronologis siswa tersebut terpapar ia mengatakan belum mengetahui secara detail.

"Belum tahu seperti apa tapi kita sudah melaporkan hal ini kepada dinas terkait seperti Dinkes dan Disdik," ungkap dia.

baca berita lainnya di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved