Wanita Tewas Ditabrak Truk di OKI
Renovasi Masjid Nurul Yaqin di Muara Burnai 2 OKI Capai 75 Persen, Setop Minta Sumbangan di Jalan
Pasca kecelakaan yang menyebabkan korban jiwa maka permintaan sumbangan di jalan pembangunan Masjid Nurul Yaqin dihentikan.
Penulis: Winando Davinchi | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG - Seorang warga Desa Muara Burnai 2 bernama Sutarti (42) tewas ditabrak truk saat meminta sumbangan di jalan lintas timur (Jalintim) Desa Muara Burnai 2, Kecamatan Lempuing Jaya, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kamis (3/2/2022) silam.
Saat dikonfirmasi Kades Muara Burnai 2, Eftiyadi membenarkan jika dana yang terkumpul dipergunakan untuk membangun Masjid Nurul Yaqin, masjid di desa tersebut.
"Benar sudah beberapa tahun terakhir mereka meminta sumbangan baik di jalan maupun di Pasar Jahe. Lalu dananya digunakan untuk pembangunan masjid Darul Yaqin yang terletak di Dusun 4," kata kades saat dikonfirmasi, Senin (7/2/2022) pagi.
Guna mencaritahu informasi lebih lanjut, Tribunsumsel.com mendatangi lokasi masjid dan meminta komentar warga sekitar.
Menurut salah satu warga bernama Hamzah, masjid itu memang milik warga di Dusun 4 RT 01 Desa Muara Burnai 2 yang ada sejak puluhan tahun lalu.
"Masjid itu dulunya pemberian dari orang sekitar dan berbentuk panggung dengan kontruksi bangunan menggunakan papan dan kayu," ungkapnya saat ditemui dikediamannya.
Demi menopang semakin banyaknya jamaah yang datang untuk beribadah, menurut Hamzah pengurus memutuskan untuk merenovasi masjid.
"Setelah itu dilakukan renovasi sejak 7 tahun lalu. Karena mungkin masyarakat sudah banyak yang berdatangan ke sini, maka masjid itu kurang muat untuk menampung jamaah,"
"Jadi pengurus masjid memilih membongkar masjid dan menambah lebar halaman sekitar 3 sampai 4 meter," kata mantan Pengurus Masjid Nurul Yaqin ini.
Dikatakannya, terdapat beberapa tindakan untuk pengumpulan dana seperti meminta iuran kepada masyarakat, meminta santunan di jalan dan di pasar.
"Setahu saya renovasi itu, semuanya dari tarikan dana masyarakat sekitar dengan besaran sesuai kemampuan dan keikhlasan masyarakat itu sendiri. Untuk pengumpulan dana di jalan raya dan Pasar Jahe sendiri sudah berjalan sekitar 2 tahun terakhir,"
"Berkat bantuan para warga, Alhamdulillah pembangunan masjid sudah mencapai 75 persen. Tinggal hanya finishing saja," bebernya.
Baca juga: BREAKING NEWS: Siswa Terpapar Covid di Asrama, SMA Plus Negeri 17 Kembali Terapkan Belajar Daring
Pasca kecelakaan yang menyebabkan korban jiwa maka permintaan sumbangan di jalan pembangunan Masjid Nurul Yaqin dihentikan.
Bagi masyarakat dan donatur yang akan membantu menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu pembangunan masjid maka bisa mendatangi lokasi ataupun bertemu pengurus masjid.
"Tentunya kami sangat senang dan berterimakasih jika ada dermawan yang ikut membantu menyelesaikan pembangunan masjid Nurul Yaqin ini," tuturnya.
Baca berita lainnya langsung dari google news.