Berita Nasional

Ahok Bisa Bernafas Lega, Risma Mundur dari Kandidat Pemimpin Ibu Kota, Saingan Ahok Cuma Emil ?

Peluang Ahok menjadi birokrat setelah gagal di Pilkada Jakarta 2017 kembali terbuka dengan menjadi pemimpin ibu kota negara Nusantara.

nyoman nuarta
Desain Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur yang dinamakan Nusantara 

TRIBUNSUMSEL.COM - Peluang Ahok menjadi birokrat setelah gagal di Pilkada Jakarta 2017 kembali terbuka dengan menjadi pemimpin ibu kota negara Nusantara.

Risma memberi respon akan mundur dari kandidat pemimpin IKN.

Sehingga Ahok tinggal memiliki satu pesaing kuat yaitu Ridwan Kamil seorang arsitek lainnya.

Siapa gerangan yang akan memimpin ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur kelak, terus menuai wacana.

Sebab, saat ini sudah ada empat kandidat kuat yakni Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Bambang Brodjonegoro, Tumiyana, dan Abdullah Azwar Anas.

Namun, kini muncul nama baru yaitu Tri Rismaharini yang sekarang menjabat Menteri Sosial.

Jika keempat kandidat sebelumnya terlihat menyambut baik, lain halnya dengan Tri Rismaharini.

Mantan Wali Kota Surabaya ini justru menolaknya secara halus, merasa dirinya kurang mumpuni dan banyak kandidat lain yang berlatar belakang arsitek.

"Banyak, banyak kepala daerah yang (berlatar) arsitek," ujar Risma usai menanam Mangrove di di Pantai Telaga Waja, Badung, Minggu (23/1/2022).

"Bukan hanya aku aja. Jadi, gak bisa ngomong aku," imbuhnya.

Tri Rismaharini memenuhi syarat untuk mimpin Ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur, sebab dia juga lulusan arsitek dari ITS tahun 1987.

Wanita berusia 60 tahun itu kemudian melanjutkan pendidikan pascasarjana Manajemen Pembangunan Kota di ITS dan lulus 2002.

Berarti secara keilmuan, Tri Rismaharini yang paling memenuhi syarat mimpin Ibu Kota Nusantara, dibanding empat kandidat lain.

Saat ditanya kesiapan dirinya bila ditunjuk untuk posisi tersebut, Risma mengaitkannya dengan peran Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Ibu tahu saya. Saya harus melapor ke Ibu. Karena Ibu tahu siapa saya. Apakah saya tepat di situ atau tidak," jawabnya.

Awak media kembali mendesak Risma, apakah siap untuk ditunjuk.

"Bukan soal siap. Orang saya nggak tahu kok," kata Risma sambil tertawa.

Ia pun mengakhiri sesi tanya dengan wartawan dan mengajak kader PDIP yang sudah menantinya untuk foto bersama.

Artikel ini telah tayang di WartaKota

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved