Menuju Herd Immunity

Takut Disuntik, Sajuli Menangis di Pelukan Bupati Askolani, Vaksinasi Anak 6-11 Tahun di Banyuasin

Sangking takutnya dengan jarum suntik, membuat seorang siswa di SD Negeri 24 Tanjung Lago Banyuasin menangis bukan kepalang saat akan divaksin.

Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/M ARDIANSYAH
Bupati Banyuasin H Askolani Jasi ketika memeluk Sajuli saat akan divaksin, Selasa (18/1/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN - Sangking takutnya dengan jarum suntik, membuat seorang siswa di SD Negeri 24 Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin menangis bukan kepalang. Ketakutan siswa laki-laki ini, semakin menjadi saat melihat jarum suntik yang sudah dipegang vaksinator di dekatnya, Selasa (18/1/2022).

Siswa yang terus menangis dan enggan divaksin diketahui bernama Sajuli kelas 5 SD. Orang nomor satu di Kabupaten Banyuasin H Askolani Jasi yang mengecek pelaksanaan vaksin anak di SD Negeri 24 Tanjung Lago ini juga ikut membujuk Sajuli.

Bujukan Bapak Infrastruktur Banyuasin ini, sempat membuat Sajuli duduk kembali di kursi. Namun, saat melihat jarum suntik ia kembali menangis. Bujukan kembali dilakukan, akan tetapi Sajuli malah memeluk sang ibu yang ada di dekatnya.

Seolah meminta perlindungan dari sang ibu, Sajuli enggan melepaskan pelukan eratnya dari tubuh sang ibu. Bujukan tetap tidak dihiraukan Sajuli, terlebih melihat jarum suntik yang dipegang vaksinator.

"Sudah jangan dipaksakan. Kasihan, kalau belum mau jangan dipaksakan. Biar dia mau sendiri nanti," kata Askolani.

Vaksin terhadap siswa di SD Negeri 24 Tanjung Lago ini kembali dilanjutkan. Bapak Infrastruktur Banyuasin tetap duduk di depan kursi dimana anak-anak ini akan di vaksin.

Satu persatu, siswa di vaksin dan orang nomor satu di Banyuasin ini dengan sabar mengajak ngobrol anak-anak ini. Tujuan mengajak ngobrol, agar anak-anak ini dapat menghilangkan rasa takut saat akan disuntik.

"Cita-citanya apa nak," tanya bupati kepada seorang siswa perempuan.

"Mau jadi dokter," jawab si anak.

"Wah hebat. Belajar yang rajin dan jadi anak yang pintar ya, semoga bisa tercapai cita-citanya jadi dokter," kata Bapak Infrastruktur Banyuasin ini.

Tak terasa, penyuntikan yang dilakukan selesai. Sang anak mengaku tidak merasakan ketika Jatim suntik menusuk lengan kirinya. Sambil tersenyum, si anak mengungkapkan tidak sakit ketika disuntik.

Karena sudah berani suntik vaksin, Bupati Askolani spontan memberikan hadiah kepada sang anak. Melihat mendapat hadiah dari orang nomor satu di Banyuasin, anak-anak lain terlihat langsung mengantre untuk di vaksin.

Usai di vaksin, siswa-siswi yang ada di SN Negeri 24 Tanjung Lago ini mengajak sang bupati untuk berfoto bersama. Permintaan itu, langsung dipenuhi Askolani.

Bupati Banyuasin H Askolani Jasi menuturkan dari pengecekan yang dilaksanakan di SD Negeri 24 Tanjung Lago ini terlihat sangat respon.

"Responnya sangat baik, termasuk dari para orangtua yang iku mendampingi pelaksanaan vaksin. Ini untuk kebaikan dan kesehatan bersama," katanya.

Baca juga: Festival Sungai Sekanak- Lambidaro Digelar Akhir Januari, Fokus Agenda Pariwisata Palembang 2022

Baca berita lainnya langsung dari google news

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved