Berita OKI
Ditinggal Mandi di Sungai, Masni Warga Pedamaran OKI Kaget Rumahnya Roboh
Masni (55)warga Desa Sukadamai Kecamatan Pedamaran OKI kaget rumahnya Rumah berukuran 7x5 meter dan berdinding kayu mendadak roboh.
Penulis: Winando Davinchi | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG -- Nasib apes menimpa pemilik rumah di Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir yang mendadak roboh dan rata dengan tanah.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Rumah berukuran 7x5 meter tersebut berdinding kayu dengan tiang penyangga terbuat dari kayu yang dilapisi semen dan atap mengunakan genteng.
Berdasarkan informasi bangunan tersebut ambruk diduga lantaran sejumlah tiang penyangga rapuh.
Yonci (62) salah satu warga yang menyaksikan mengatakan rumah tersebut roboh secara tiba-tiba.
"Jadi seminggu terakhir puluhan rumah disini terendam banjir dengan ketinggian mencapai 50 centimeter. Kemungkinan besar tanah menjadi lembut, sehingga tiang amblas dan tidak kuat menahan bangunan," ujarnya saat ditemui Tribunsumsel.com, Minggu (16/1/2022) sore.
Masih kata dia, beruntung saat kejadian ketiga penghuni rumah sedang melakukan aktivitas mandi di aliran sungai Lempuing.
"Seingat saya kejadian Jum'at (14/1) lalu sekitar jam 17.55 WIB, waktu itu seperti ada suara geledek. Pas ditengok ternyata rumah tetangga saya sudah roboh,"
"Alhamdulillah saat kejadian sedang tidak ada penghuninya. Saya langsung memberitahukan ke buk Masni kalau rumahnya roboh," ungkapnya.
Pemilik Rumah yang roboh, Masni (55) merasa cukup kaget mendengar tempat tinggalnya sudah rata dengan tanah.
"Kebetulan saya bersama 2 anak saya sedang mandi di sungai, abis itu dipanggil untuk pulang. Benar saja rumah saya sudah ambruk dan langsung menangis," ungkap wanita yang baru ditinggalkan suami (meninggal dunia).
Dikatakan lebih lanjut, selain meluluhlantakkan bangunan. Bencana tersebut juga merusak perabotan rumah tangga miliknya.
"Barang-barang perabotan dirumah tidak ada yang bisa diselamatkan, karena rumah ambruk secara tiba-tiba," ungkapnya hanya pakaian yang tersisa.
Akibat ambruknya rumah, membuat keluarga Masni yang bermatapencaharian sebagai buruh serabutan dan pegawai katering panggilan.
Harus menumpang menginap dirumah tetangga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/rumah-di-desa-sukadamai-pedamaran-oki-roboh.jpg)