Breaking News:

Berita Kriminal

Kronologis Penangkapan 3 Tersangka Bawa 100 Kg Ganja Asal Medan, Berawal Razia Tekap Bayung Lencir

Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Toni Harmanto SH rilis pers kasus penangkapan tiga tersangka pembawa ganja sebanyak 100 kg di Musi Banyuasin.

Editor: Vanda Rosetiati
SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI
Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Toni Harmanto SH ketika memimpin press release penangkapan 100 kg ganja. 

TRIBUNSMSEL.COM, SEKAYU - Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Toni Harmanto SH turun tangan secara langsung saat rilis pers kasus penangkapan tiga tersangka pembawa ganja sebanyak 100 kilogram di Musi Banyuasin, Kamis (13/12/2022).

Turut mendampingi Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy SIK beserta jajaran Mapolda Sumsel.

Dua tesangka ditangkap Tim Khusus Anti Bandit (TEKAB) 204 Polsek Bayung Lencir saat keduanya melintas di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang-Jambi, Sabtu (8/1/2022) lalu. Sedangkan satu tersangka lain ditangkap di tempat berbeda.

Kronologis penangkapan, dua tersangka membawa 100 paket coklat yang ternyata adalah ganja melintas di Jalitim tepatnya Km 204 depan Mako Polsek Bayung Lencir Kecamatan Bayung Lencir kabupaten Musi Banyuasin (Muba) sekira pukul 21.30 WIB. Kedua pelaku yang diamankan bernama Feri Sandra dan Amel Fahran Nasution.

Kapolres Muba mengatakan pada saat itu anggota Polsek Bayung Lencir melaksanakan razia seperti biasa dan kemudian melintas 1 unit mobil minibus Daihatsu Xenia warna hitam nopol BM 1934 IT.

"Kemudian mobil tersebut dihentikan lalu dilakukan penggeledahan dan ditemukan 4 buah karung berisikan 100 paket ganja seberat bruto 100 Kg," ujarnya.

Dari hasil pengembangan tim gabungan Satres Narkoba Polres Muba bersama anggota Polsek Bayung Lencir akhirnya turut mengamankan 1 orang tersangka bernama Andi Saputra dan 1 unit mobil Honda Brio warna abu–abu metalik nopol D 1218 AGZ di pintu tol Celingi Sumedang Jawa Barat. Selanjutnya ketiga tersangka dan barang bukti diamankan di Polres Muba.

"Kedua tersangka yang ditangkap di Jalintim Palembang-Jambi yakni Feri dan Amel merupakan warga Sumbar. Sementara satu tersangka lagi yakni Andi merupakan warga Jabar yang ditangkap di tempat berbeda," jelasnya.

Dari penggeledahan, pihaknya berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa 100 Kg ganja, 4 buah karung, 1 unit mobil minibus merk Daihatsu Xenia warna hitam nopol BM 1934 IT, 1 unit mobil minibus merk Honda Brio warna abu-abu nopol D 1218 AGZ dan 4 buah handphone.

"Diketahui barang tersebut berasal dari Medan dan hendak dibawa ke Bandung," tegasnya.

Salah satu tersangka, Andi yang merupakan warga Medan dan berdomisili di Garut mengaku jika dirinya menerima upah Rp 5 juta dalam sekali jalan.

"Semua paket nanti dioper ke mobil lain. Komunikasi kita melalui privat nomor jadi tidak tahu siap bos nya. Saya hanya menerima tawaran dari teman untuk mengambil paket," ujarnya.

Ia menambahkan, rencananya setelah sampai di Bandung nanti akan ada dua orang yang mengantar yakni kedua tersangka sebelumnya yang ditangkap di Jalintim. Jadi dirinya hanya menunggu saja di Bandung.

"Sudah dua kali saya menerima pekerjaan ini. Saya terpaksa melakukannya karena terlilit utang semenjak Covid-19, ditambah istri kemarin lahiran jadi butuh biaya," ungkapnya. (sp/dho)

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved