Berita Palembang
Cerita Hergon Lulus Jadi Perwira, Masih Dipanggil Katim, Jabatan Baru Tak Lagi Turun Lapangan
Heri Gondrong atau yang lebih akrab disapa Katim Hergon kini sudah resmi menjadi seorang perwira kepolisian.
Penulis: Shinta Dwi Anggraini | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Heri Gondrong atau yang lebih akrab disapa Katim Hergon kini sudah resmi menjadi seorang perwira kepolisian.
Pangkatnya yang dulu Aiptu kini resmi berganti menjadi IPDA setelah dinyatakan lulus mengikuti pendidikan Perwira Alih Golongan (PAG).
Seiring dengan kenaikan pangkat ini juga telah merubah penampilan Katim Hergon yang sebelumnya.
Dulu pria pemilik nama asli Heri Kusuma Wijaya dia dikenal memiliki rambut lurus panjangnya serta gaya khas saat melakukan interaksi, sosialisasi maupun penindakan terhadap pelaku kejahatan.
Namun kini penampilan Katim Hergon terlihat jauh lebih rapi dengan potongan rambut pendek lengkap dengan pakaian dinas anggota kepolisian.
"Saya sangat bersyukur dengan pencapaian saat ini," ujarnya saat dibincangi, Kamis (13/1/2022).
Setelah lulus sekolah perwira, Hergon diberi mandat untuk menempati posisi Kanit I Direktorat Tahanan dam Barang Bukti (Dit Tahti) Polda Sumsel.
Meski kini sudah mendapat posisi Kanit atau kepala unit, namun masih banyak orang yang memanggilnya dengan sebutan Katim (Kepala Tim).
Panggilan itu seakan lekat padanya sebab nama Heri Gondrong juga dikenal publik sejak dia menjabat Katim Unit I Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel dan telah banyak menangkap pelaku kejahatan terutama di jalanan.
"Saya sendiri tidak masalah masih dipanggil Katim karena memang panggilan itu yang melekat ke saya," ucapnya.
Penempatan di Dit Tahti nyatanya sangat jauh berbeda dengan tugas terdahulu seorang Katim Hergon.
Saat di Jatanras dia adalah salah satu orang yang langsung turun ke lapangan untuk menangkap pelaku kejahatan.
Dalam proses hukum berjalan, penjahat itu akan ditahan di Dit Tahti selama proses penyidikan berlangsung.
Akan tetapi saat ini Heri Gondrong telah bertugas di Dit Tahti.
Meski tidak lagi turun ke lapangan, namun tugas sebagai Kanit di Dit Tahti nyatanya dapat memberi kesan tersendiri baginya.