Breaking News:

Berita Muba

Duel di Kebun Karet Gara-gara Cewek, Pria Paruh Baya di Muba Tewas Dibacok Kenalan

Suhaibi (44), pria paruh baya asal Desa Dawas Kecamatan Keluang Kabupaten Musi Banyuasin tewas di tangan orang yang baru dikenalnya.

Editor: Vanda Rosetiati
SRIPO/FAJERI
Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy SIK ketika menggelar ungkap kasus pembunuhan dengan tersangkan bernama Rengki alias Gareng (duduk kiri), Rabu (12/1/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM, SEKAYU - Suhaibi (44), pria paruh baya asal Desa Dawas Kecamatan Keluang Kabupaten Musi Banyuasin tewas di tangan orang yang baru dikenalnya.

Kejadian pembunuhan terjadi Kamis (6/1/2022) sekira pukul 15.30 WIB di kebun karet milik Cipto Desa Dawas Kecamatan Keluang Kabupaten Muba. Saat itu pelaku bernama Rengki alias Gareng melintas di kebun dan melihat korban bersama seorang perempuan remaja.

Dikira korban telah menculik seorang wanita, pelaku pun mencegah korban dan sempat berselisih paham.

Tak terima dirinya dituduh menculik dan mengaku bahwa perempuan tersebut adalah keponakannya, korban pun berduel dengan pelaku.

Namun pelaku membacok korban di bagian perut kiri. Akibat kejadian tersebut korban dilarikan ke RSUD Sekayu Kemudian keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Keluang.

Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy SIK mengatakan, anggota Reskrim Polsek Keluang pun langsung melakukan pengajaran dan tersangka melarikan diri ke dalam hutan.

"Selanjutnya anggota Reskrim yang dipimpin oleh kanit Reskrim Polsek Keluang Ipda Iwan Susanto melakukan tindakan persuasif dengan cara mengimbau kepada keluarga tersangka untuk menyerahkan tersangka Rengki," ujarnya.

Lalu pada Selasa (11/1/2022) sekira pukul 01.00 WIB keluarga tersangka menyerahkan tersangka Rengki ke kepala desa Dawas. Sekira pukul 02.00 WIB kepala desa bersama anggota Pospol Dawas bernama Aipda Simbolon mengantarkan tersangka tersebut ke Polsek Keluang.

"Selanjutnya tersangka dan barang bukti diamankan di Polsek Keluang guna penyedikan lebih lanjut," tegasnya.

Atas perbuatannya tersangka dikenakan Pasal Primer 351 ayat (3) KUHPidana Subsider 338 KUHPidana.

"Untuk barang bukti yang berhasil diamankan berupa satu bilah parang dengan panjang kurang lebih 60 cm bergagang karet ban warna hitam tanpa merek, sebuah Handphone merek Macron warna Hijau, sebuah sandal merek Skyboat warna Orange, sebuah sendal merek Skyboat Warna Merah dan sebuah baju kaos warna hitam," tutupnya.

Sementara, Rengki mengaku khilaf atas perbuatan yang dilakukannya. Dirinya melakukan perbuatan tersebut mengira bahwa perempuan tersebut akan diculik dan coba ia selamatkan.

"Cewek itu perasaan aku mau diculik itulah saya tolong dia, karena ia melawan kami berkelahi di sana saya bacok dia di perut,”ujarnya. (sp/dho)

Baca juga: Cerita Gadis Cantik Bernama Unik Love My For Yous Mirna, Sempat Diminta Guru Untuk Ganti Nama

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved