Breaking News:

Berita Palembang

Cari Modal Nikah Penjual Pecel Lele Jadi Kurir Narkoba, Bawa 1 Kg Sabu Dijanjikan Upah Rp 10 Juta

Dijanjikan upah oleh seorang bandar narkoba sebesar Rp 10 juta, kurir sabu diringkus ketika dipancing bertransaksi dengan Sat Resnarkoba Palembang.

Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/RACHMAD KURNIAWAN
Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Mokhamad Ngajib memimpin press rilis ungkap kasus narkoba, Rabu (12/1/2022). Seorang penjual pecel lele nekat jadi kurir narkoba untuk modal nikah. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Cari modal untuk nikah, seorang pria muda asal Musi Rawas nekat menjadi kurir narkoba. Dia dijanjikan upah oleh seorang bandar narkoba sebesar Rp 10 juta.

Kurir sabu diringkus ketika dipancing bertransaksi dengan anggota Sat Resnarkoba Polrestabes Palembang.

Sobirin (25) pria asal Musi Rawas yang sehari-hari bekerja di sebuah warung pecel lele di Palembang diringkus saat hendak bertransaksi di Jl Al Falah, Lorok Pakjo pada Senin (10/1/2022) malam.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Mokhamad Ngajib didampingi Kasat Resnarkoba Kompol Mario Ivanry mengatakan, tersangka mendapat barang haram tersebut dari Jakarta.

Tersangka diamankan bersama barang bukti berupa sabu-sabu seberat 1,047 gram (1 kilogram) yang dibungkus ke dalam 10 bungkus plastik dan dimasukkan ke dalam kotak susu.

"Dia mengaku barang itu dari Jakarta milik seseorang yang tidak dia kenal, lalu dia cerita ada tersangka lain inisial I yang menyebut jika barang itu milik tersangka lain yang ada di lapas inisial AG. I meminta tersangka Sobirin mengambil dan menjual sabu-sabu. Dia dijanjikan upah Rp 10 juta, " kata M Ngajib saat memimpin press rilis tersangka, Rabu (12/1/2022).

Ngajib menyebut tersangka Sobirin mendapat barang haram tersebut melalui tersangka AG, kemudian dia diberikan informasi dari perantara inisial I jika barang pesanan sudah sampai.

Selain itu tersangka juga positif menggunakan narkoba dari hasil tes urine.

"Setelah dilakukan tes urine ternyata tersangka juga positif menggunakan narkoba, " katanya.

Tersangka dijerat Pasal 114 Jo Pasal 112 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ia juga terpaksa dilumpuhkan dengan satu tembakan pada kaki kirinya karena berusaha kabur saat hendak ditangkap.

Sementara Sobirin saat dibincangi mengaku jika ia baru pertama kali menjalankan aktivitas tersebut. Dirinya bersedia mengantarkan sabu-sabu kepada seseorang dan dijanjikan sejumlah uang yang ia gunakan untuk modal menikah.

"Dak tau pak yang beli siapa, saya hanya disuruh mengantar oleh AG kalau berhasil dikasih uang Rp 10 juta. Uangnya buat modal nikah, " katanya.

Warga Desa Lubuk Pandan Kecamatan Muara Lakitan, Musi Rawas ini telah menggunakan sabu-sabu kurang lebih selama dua tahun.

"Saya sudah pakai sejak dua tahun, disini tinggalnya ngontrak pak, " ujarnya.

Baca juga: Longsor di Jalinsum Lahat Desa Banjarasi Kecamatan Merapi Timur, Warga Diimbau Hati-hati

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved