Breaking News:

Berita Lubuklinggau

Truk Bertonase Tinggi Masih Masuk Kota Lubuklinggau, Nanan Ingatkan Kadishub

Seakan mengacuhkan aturan Pemkot Lubuklinggau Truk bertonase tinggi masih bebas melintas di jalan tengah Kota Lubuklinggau.

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/EKO
Wali Kota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe menanggapi banyaknya Truk bertonase tinggi masih bebas melintas di jalan tengah Kota Lubuklinggau. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU -Kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau melarang truk bertonase tinggi melintas dalam kota belum sepenuhnya ditaati oleh pengguna jalan.

Sampai saat ini kendaraan bertonase tinggi masih bebas melintas di jalan tengah Kota Lubuklinggau, akibatnya arus lintas sering mengalami kemacetan.

Bahkan di beberapa titik akibat banyak kendaraan bertonase tinggi masuk kota, ruas jalan dalam kota bergelombang hingga mengalami kerusakan.

Wali Kota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe menyampaikan masih mentolerir kendaraan bertonase tinggi melintas di dalam Kota Lubuklinggau.

"Sekarang tahap sosialisasi dalam bulan ini masih Oke (kita berikan toleransi)," ungkapnya pada wartawan, Selasa (11/1/2022).

Nanan pun meminta kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Lubuklinggau untuk tidak membuat aturan tapi tidak dilakukan pengawasan di lapangan.

"Dibuat aturan, harusnya ditegakkan dengan diawasi, sehingga itu benar berjalan, percuma saja buat aturannya kalau tidak diawasi. Jangan hanya mengatakan melanggar, kan ada aturannya," ujarnya.

Nanan mengungkapkan, untuk mobil bus dan mobil pick up masih diberikan kelonggaran karena wilayah Jalan Lingkar Utara dan Lingkar Barat belum ada rumah makan.

"Kita ini mentoknya wilayah kupang ada rumah makan, karena rumah makan ini tempat menarik penumpang, karena rata-rata ada di rumah makan," paparnya.

Sebab saat ini pengembangan Jalan wilayah Lingkar Barat dan Lingkar Utara belum maksimal, karena disana belum ada agen dan rumah makan.

Baca juga: Shelva Istri Polisi yang Labrak Suami Diduga Berselingkuh Laporkan Suami ke Polres Lubuklinggau

Jadi itulah alasan pihaknya masih memperkenankan bus dan pick up masuk kota.

"Alasan utama kita melarang mobil tonase tinggi supaya tidak melintas supaya jalan jangan rusak, dan mengurangi kemacetan serta mengurangi kecelakaan," ungkapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved