Breaking News:

Berita Palembang

Aksi Vandalisme Terjadi di Taman Kota, Pemkot Palembang Rugi Puluhan Juta Rupiah

Beberapa waktu lalu aksi vandalisme terjadi di taman Sungai Sekanak-Lambidaro tepatnya di sebelah PIM. Lampu taman hilang dicuri orang.

Penulis: Sri Hidayatun | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/SRI HIDAYATUN
Taman Sungai Sekanak-Lambidaro tepatnya di sebelah PIM. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Beberapa waktu lalu aksi vandalisme terjadi di taman Sungai Sekanak-Lambidaro tepatnya di sebelah PIM. Lampu taman hilang dicuri orang tak bertanggung jawab.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Pera KP) Kota Palembang, Affan Prapanca Mahali mengatakan terkait aksi vandalisme pencurian lampu taman di Sekanak Lambidaro itu masih tanggung jawab dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) VIII karena masih menjadi proyek mereka.

"Itu masih tanggung jawab BBWS, belum dilimpahkan ke kita karena masih berlanjut kegiatan di sana kita masih menunggu serah terima ke kita. Namun aksi ini tentu sangat disayangkan," ujarnya, Selasa (11/1/2022).

Lanjut dia, tak dipungkiri aksi vandalisme ini sering terjadi di Kota Palembang terutama di taman-taman kota Palembang.

"Masih ada juga tapi sudah jauh berkurang seperti di taman simpang lima, rumah limas, kambang iwak kita tempatkan petugas atau penjaga 24 jam," jelas dia.

Bahkan, saat di POM IX dulu sempat dicuri, dipotong dan diangkat dari lokasi dan juga lampu taman. "Akan tetapi semenjak ditempatkan petugas yang stand by siang dan malam sudah agak berkurang," ujar Affan.

Tahun lalu, tambah Affan tercatat ada kehilangan jaringan kabel lampu jalan yang masih rawan dicuri.

"Kita juga sudah kerjasama dengan kepolisian dan sudah ditangkap dan dipidanakan. Apalagi mereka melakukan aksi di siang hari karena mengaku sebagai petugas," ungkap dia.

Daerah rawan aksi vandalisme ini yakni di jalan perintis kemerdekaan, angkatan 45, sukarno hatta dan arah pinggiran kota.

"Kerugian kita akibat vandalisme ini bisa mencapai puluhan juta sekitar Rp 60 juta bahkan pernah ditahun-tahun sebelumnya bisa mencapai Rp 100 jutaan lebih," ungkap dia.

Karena itu, ia meminta agar masyarakat bersama-sama menjaga keindahan taman kota Palembang untuk dijaga.

"Ayo sama-sama kita jaga taman kita, jangan kita rusak apalagi di curi," tegasnya.

Baca juga: Kebakaran di Kertapati Palembang Dini Hari Tadi, Santri Panik Bangunkan Istri

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved