Berita Palembang

Kebakaran di Kertapati Palembang Dini Hari Tadi, Santri Panik Bangunkan Istri

Delapan rumah terbakar di di Jalan Meranti, Kelurahan Ogan Baru, Kecamatan Kertapati Palembang, Selasa (11/1/2022) Dini hari

TRIBUNSUMSEL.COM/RACHMAT
Sejumlah rumah yang terbakar di Jalan Meranti Kelurahan Ogan Baru, Kertapati, Palembang, Selasa (11/1/2022) Dini Hari 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Api yang membakar delapan rumah warga di Jalan Meranti, Kelurahan Ogan Baru, Kecamatan Kertapati berasal dari korsleting listrik dari rumah seorang warga. 

Api muncul dari rumah pasutri Juli Santri (52) dan Karnila.

Juli Santri mengungkapkan, api tersebut muncul dari rumahnya ketika ia sedang tertidur lelap bersama istrinya. 

Santri terbangun sekitar pukuk 01:00 WIB ketika mendengar suara api yang sedang membakar dari dalam rumahnya. 

"Setelah saya cek itu berasal dari ruang tamu, ada korslet listrik api sudah muncul. Lalu cepat menyebar, " kata Santri saat dibincangi, Selasa (11/1/2022). 

Santri seketika membangunkan sang istri dan keluar dari rumah, lalu ia seorang diri berusaha memadamkan api dari dalam rumah dengan menyiramnya menggunakan air agar api tidak menyebar.

Namun upayanya sia-sia. 

"Tidak sempat selamatkan barang-barang, setelah saya dan istri keluar dari rumah warga datang membantu memadamkan api dari luar, " katanya.

Berselang satu jam kemudian api kemudian bisa dipadamkan. 

"Pemadam datang sekitar pukul 01:30 WIB lalu satu jam kemudian apinya padam, " singkatnya

Pria yang sehari-hari membuka depot pengisian ulang air galon dan warung pecah mengaku tidak ada benda yang  bisa diselamatkan. 

Termasuk sepeda motor yang digunakan sehari-hari untuk mengantar galon juga tidak sempat dibawa keluar rumah. 

"Ada sepeda motor dan tabung filter air galon dua unit ikut terbakar. Saya tidak sempat bawa karena panik dan api yang semakin besar, " ujarnya. 

Dalam upaya menyelamatkan diri Santri mengalami luka kecil di jari kelingkingnya. Sementara sang istri tidak mengalami luka. 

Baca juga: Riwayat Hidup dan Karir H Husni Walikota Palembang Periode 1993-2003,Banyak Bintang Jasa Penghargaan

Untuk sementara ini ia akan mengungsi di rumah keluarga yang tidak jauh dari rumahnya. 

Ia dan korban kebakaran lainnya membutuhkan bantuan berupa sembako dan pakaian. 

"Kami butuh bantuan sembako dan pakaian karena tidak ada baju yang dibawa dan uang yang selamat untuk membeli makanan, " ungkapnya. 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved