Breaking News:

Berita Palembang

Nafsu Timbul Saat Main Layangan, Penjual Tisu Peluk dan Gerayangi Tubuh Bocah 9 Tahun di Keramaian

Nafsu timbul saat main main layangan, penjual tisu nekat peluk dan gerayangi tubuh bocah 9 tahun. Padahal kondisi di tengah keramaian.

Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/RACHMAD KURNIAWAN
Andika (21), penjual tisu tersangka asusila diamankan Polrestabes Palembang, Senin (10/1/2022). Dia nekat memeluk dan menggerayangi tubuh bocah usia 9 tahun. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Seorang pemuda yang diamankan Unit PPA Polrestabes Palembang karena melakukan tindak asusila saat ia sedang bermain layang-layang, kepada seorang bocah perempuan inisial RH (9), tetangganya sendiri.

Andika (21) warga lorong Binjai Kelurahan 4 Ulu diamankan oleh anggota Unit PPA Polrestabes Palembang tidak jauh dari kediamannya.

Dia nekat memeluk dan menggerayangi tubuh seorang bocah 9 tahun gegara nafsunya yang tiba-tiba melonjak saat main layangan di lapangan. Aksi ini dilakukannya di tengah keramaian. 

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Mokhammad Ngajib didampingi Kasat Reskrim Wahyudi Kompol Tri Wahyudi dan Kanit PPA Ipti Fifin Sumailan mengatakan, kejadian bermula ketika tersangka sedang berada di sebuah lapangan.

"Tersangka ini lagi di lapangan tiba-tiba korban nimbrung tapi tersangka malah memeluk tubuh korban, " kata Kombes Pol Mokhammad Ngajib, Senin (10/1/2022).

Korban sempat berontak dan melakukan perlawanan, lalu pulang ketakutan atas kejadian tersebut ibu korban melaporkannya ke Polrestabes Palembang.

"Ibu korban yang tidak terima melaporkan kejadian ini ke Polrestabes Palembang. Beberapa hari berselang tersangka kami amankan, " ujarnya.

Sementara Andika mengakui perbuatannya, pria yang sehari-hari menjual tissu ini awalnya tengah bermain layangan di sebuah lapangan tidak jauh dari rumahnya.

Menurut pengakuannya, lalu tiba-tiba korban menimbrung dan mendekati tersangka. Di saat itula tersangka mengambil kesempatan. Andika memeluk kemudian menggendong korban yang saat itu masih memakai pakaian lengkap.

"Aku lagi main layang-layang lalu si korban ini datang mendekat lalu nimbrung, di situ aku peluk dan gendong dia pak, lalu tangan saya masuk ke dalam pakaian dalamnya. Posisi di situ lagi ramai, " ujarnya.

Ia menambahkan tindakan tersebut tidak direncanakan, nafsunya timbul saat korban datang dan mendekat.

"Tidak ada rencana pak, nafsu timbul begitu saja. Posisi di lapangan lagi ramai, dia sempet berontak pas saya peluk, " katanya.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved