Breaking News:

Berita Palembang

3 Orang Komplotan Bobol Rumah Kosong di Palembang, Curi Laptop Hingga STNK

Sat Reskrim Polrestabes Palembang meringkus tiga orang komplotan pembobol rumah kosong.

Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/RACHMAD KURNIAWAN
Tiga orang komplotan pembobol rumah kosong saat diamankan di Polrestabes Palembang, Senin (10/1/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Sat Reskrim Polrestabes Palembang meringkus tiga orang komplotan pembobol rumah kosong.

Tiga orang ini beraksi di sebuah rumah kosong, di Jalan Kol Sulaiman Amin, KM 7, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang - Alang Lebar, dimana saat kejadian korban sedang pergi meninggalkan rumah kosong dalam keadaan terkunci.

Aksi pencurian terjadi hari Kamis (24/6/2021) sekira pukul 17.30 WIB di rumah korban Citra Karya (55)

Sarbani (52) warga Jalan Kapten Abdullah, Kelurahan Plaju Darat, Kecamatan Plaju, Palembang, Fajudin (43) warga Perumahan Pinang Mas Raya, Kelurahan Sungai Pinang, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Joko (32) warga Jalan Ahmad Dahlan, Kelurahan Balai Agung, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Muba.

Ketiganya ditangkap oleh Tim Beguyur Bae Opsnal Unit Ranmor di rumah masing-masing tanpa perlawanan.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Mokhamad Ngajib melalui Kasat Reskrim, Kompol Tri Wahyudi membenarkan sudah mengamankan 3 orang tersangka bongkar rumah kosong.

"Mereka mengakui perbuatannya dan punya peran masing-masing saat menjalankan aksinya. Satu menjaga di luar rumah dan dua lainnya membongkar pintu garasi korban, " kata Kompol Tri, Senin (10/1/2022).

Sarbani dan Fajudin adalah orang uang menjebol pintu garasi menggunakan linggis dan obeng, sedangkan tersangka Joko bertugas mengawasi situasi diluar rumah.

Dari hasil operasi tersangka mencuri satu unit lapto, satu buah kunci sepeda motor, dua tas kerja, satu helai kain songket serta SIM dan STNK korban.

"Mereka masuk ke dalam kamar korban dan mencuri barang-barang yang ada di dalamnya. Barang tersebut lalu di jual tersangka Joko, kemudian uangnya di bagi dan menurut pengakuannya tersangka sudah habis digunakan kebutuhan sehari-hari," tuturnya.

Selain mengamankan tersangka, polisi turut menyita barang bukti berupa linggis yang digunakan tersangka dalam menjalankan aksinya.

"Kami ikut amankan alat kejahatan berupa linggis, atas perbuatannya tersangka akan dijerat Pasal 363 KUHP," tutupnya.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved