Berita Internasional
Dampak Virus Corona Varian Omicron Disebut Tak Parah, Karena Virus Sulit Menginfeksi Sel Paru-paru
Sejumlah ilmuwan dunia menyebut virus Corona varian Omicron memiliki dampak yang lebih ringan terhadap pasien yang terinfeksi.
TRIBUNSUMSEL.COM - Pandemi Covid-19 masih terus terjadi di Indonesia.
Sejumlah upaya terus dilakukan untuk menekan hal ini.
Namun, sejumlah varian barupun kini bermunculan.
Sejumlah ilmuwan dunia menyebut virus Corona varian Omicron memiliki dampak yang lebih ringan terhadap pasien yang terinfeksi.
Meskipun dampak varian Omicron lebih ringan, jumlah orang yang terinfeksi lebih banyak dan menyebabkan meningkatnya orang yang dirawat.
Termasuk para petugas kesehatan yang dinyatakan positif.
Dilansir Al Jazeera, penelitian masih terus dilakukan untuk mengetahui apakah varian Omicron memang menyebabkan penyakit yang lebih ringan dan membawa risiko rawat inap yang lebih rendah.
Dokter sekaligus Dosen Senior di Fakultas Kedokteran Universitas Leeds dan Universitas Bradford di Inggris, Dr Amir Khan mengungkapkan, varian Omicron menyimpan mutasi yang membuatnya lebih mudah menular.
“Sebuah tim peneliti di fakultas kedokteran Universitas Hong Kong menemukan Omicron bereplikasi 70 kali lebih cepat daripada Delta di saluran udara manusia,” ungkap Amir Khan.
Ia menjelaskan, apabila dibandingkan dengan varian Delta dan virus Corona awal, varian Omicron jauh lebih cepat masuk ke bronkus melalui saluran napas atas.
“Tetapi (varian Omicron) jauh lebih lambat di infiltrasi jaringan paru-paru itu sendiri,” ungkapnya.
Menurut para peneliti, varian Omicron bereplikasi kurang efisien, yakni 10 kali lebih rendah dari pada virus SARS-Cov2 asli, yang mungkin menunjukkan tingkat keparahan penyakit yang lebih rendah.
Hipotesis menyebut penyakit serius akibat Covid-19 terjadi begitu virus masuk ke paru-paru dan menyebar ke bagian tubuh lain dari sana.
Namun jika bisa ditampung di saluran udara bagian atas, mulut, hidung, dll, maka jauh lebih ringan.
Namun, Dr Michael Chan, peneliti utama dari Universitas Hong Kong mendesak kehati-hatian atas temuan tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/ilustrasi-covid-19-varian-omicron-4.jpg)