Berita Nasional

Edy Rahmayadi Terkena Masalah, Merasa Dipermalukan, Pelatih Biliar Tim PON Sumut Melapor ke Polisi

Edy Rahmayadi Terkena Masalah, Merasa Dipermalukan, Pelatih Biliar Tim PON Sumut Melapor ke Polisi

Editor: Slamet Teguh
(HO / Tribun Medan)
Pelatih tim biliar PON Sumut Khairuddin Aritonang dan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi 

TRIBUNSUMSEL.COM - Nama Edy Rahmayadi menjadi perhatian beberapa hari ini.

Hal tersebut tak lepas karena apa yan dilakukan kepada Khairuddin Aritonang.

Kini, hal tersebut tampaknya berlangsung ke babak baru.

Pelatih Biliar Tim PON Sumatra Utara Khairuddin Aritonang berniat laporkan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi ke Polda Sumut.

Pasalnya Edy Rahmayadi dikabarkan telah menjewer dan memarahi Khairuddin alias Coki di depan umum, yakni saat berada di Aula Tengku Rizal Nurdin.

Menurut pengakuan dari Coki, dirinya dijewer Gubernur Edy lantaran tidak tepuk tangan saat kegiatan pemberian tali asih atau bonus kepada atlet Sumut peraih medali PON Papua lalu.

Perbuatan Edy, kata Coki tidak hanya dilakukan kepada dirinya, melainkan juga kepada beberapa orang lainnya.

"Banyaklah. Ada Kadispora Sumut, ada juga Ketua KONI Sumut."

"Yang pasti bukan aku sendiri. Tapi itu tadi, aku heran, kenapalah aku dimarahi di muka umum hanya karena tidak tepuk tangan," ujar Coki dikutip dari Tribunnews.com, Rabu (29/12/2021).

Atas perbuatan yang dilakukan Gubernur Edy tersebut, Coki akhirnya nekat melaporkan yang bersangkutan dengan dasar perbuatan tidak menyenangkan karena disebut telah mempermalukan Coki.

"Saya akan membuat laporan ke Polda Sumut besok siang."

"Karena dia (Gubernur Sumut) sudah buat perbuatan tidak menyenangkan dengan cara menjewer dan memarahi saya di depan umum," kata Coki dikutip dari Tribunnews.com, Rabu (29/12/2021).

Baca juga: Edy Rahmayadi Jewer Pelatih Biliar karena Tak Tepuk Tangan, DPRD Sumut : Tidak Mengedukasi

Baca juga: Sosok Khairuddin Aritonang alias Coki Pelatih Biliar yang Dijewer Edy Rahmayadi, Bakal Lapor Polisi

 Sebelum melaporkannya ke Polda Sumut, Coki mengaku telah berkonsultasi terlebih dulu dengan orang terdekatnya.

"Jadi kita sudah diskusi dengan adik-adik alumni Hukum. Makanya sudah kita niatkan besok buat laporan ke Polda," ujar Coki.

Coki menyebut, pelaporan ini dilakukan atas nama pribadi tanpa membawa nama Pengprov Biliar.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved