Berita Viral

Sosok Khairuddin Aritonang alias Coki Pelatih Biliar yang Dijewer Edy Rahmayadi, Bakal Lapor Polisi

Mengenal sosok Khairuddin Aritonang alias Coki pelatih biliar yang dijewer dan diusir Edy Rahmayadi Gubernur Sumatera Utara.

Editor: Weni Wahyuny
(HO / Tribun Medan)
Mengenal sosok Pelatih tim biliar PON Sumut Khairuddin Aritonang alias Coki (kiri) yang telinganya dijewer Gubernur Sumut Edy Rahmayadi (kanan). Berencana laporkan Edy ke polisi 

TRIBUNSUMSEL.COM, MEDAN - Mengenal sosok Khairuddin Aritonang alias Coki pelatih biliar yang dijewer dan diusir Edy Rahmayadi Gubernur Sumatera Utara.

Insiden itu bermula dari Coki yang diduga tak tepuk tangan saat Edy Rahmayadi memberikan kata sambutan.

Coki bahkan disebut tak layak jadi pelatih.

Siapa sebenarnya Coki ?

Diketahui bahwa dalam PON beberapa waktu lalu, cabor biliar menyumbang medali yang cukup signifikan untuk Sumatera Utara.

Dilansir website resmi PON Papua, cabor biliar Sumut menyumbang 12 medali. Dengan rincian 5 perak dan 7 perunggu.

Dari peringkat perolehan medali, cabor biliar berada di peringkat 5 sebagai penyumbang medali terbanyak bagi Sumut.

Wushu berada di peringkat 1, disusul Atletik, Tarung Derajat dan Tinju di peringkat 2, 3 dan 4.

Khairuddin dipermalukan di depan ratusan orang atlet dan pelatih yang berpartisipasi dalam PON Papua beberapa waktu lalu.

Baca juga: Profil, Biodata dan Rekam Jejak Edy Rahmayadi Gubernur Sumut, Jewer Pelatih Biliar Tak Tepuk Tangan

Pelatih biliar Coki Aritonang saat dijewer dan diusir Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dalam acara pemberian bonus kepada atlet dan pelatih berprestasi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2020 di Aula Tengku Rizal Nurdin, rumah dinas Gubernur Sumut di Jalan Sudirman, Medanpada Senin (27/12/2021).
Pelatih biliar Coki Aritonang saat dijewer dan diusir Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dalam acara pemberian bonus kepada atlet dan pelatih berprestasi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2020 di Aula Tengku Rizal Nurdin, rumah dinas Gubernur Sumut di Jalan Sudirman, Medanpada Senin (27/12/2021). (Tangkap layar)
Dalam video yang beredar, tampak Edy Rahmayadi yang berpidato di depan memanggil Khairuddin Aritonang ke depan karena tidak bertepuk tangan saat dia berpidato.

Mirisnya Edy Rahmayadi menjewer telinga Khairuddin Aritonang.

Baca juga: Jewer hingga Usir Pelatih Biliar karena Tak Tepuk Tangan Viral, Edy Rahmayadi : Jewer Sayang Namanya

"Pelatih gak tepuk tangan. Gak cocok pelatih ini. Berdiri yang benar kau. Sontoloyo kau. Udah pulang, tak usah dipanggil lagi. Kalau nggak suruh keluar. Tak usah di sini," ujar Edy Rahmayadi.

Penjelasan Khairuddin Aritonang

Pelatih Biliar Khairuddin Aritonang merasa heran ketika ia dipanggil Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dalam kegiatan pemberian tali asih atau bonus kepada atlet Sumut peraih medali pada PON Papua.

Pria yang akrab disapa Coki ini pun di panggil oleh Gubernur karena tidak tepuk tangan saat Edy Rahmayadi usai berpidato.

"Jadi semua atlet dan pelatih dipanggil dan berkumpul di Aula Tengku Rizal Nurdin," katanya saat dihubungi www.tribun-medan.com, Senin (27/12/2021) malam.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved