Berita Palembang

BNNP Sumsel Rilis Jumlah Penduduk Terpapar Narkoba Tahun 2021, Didominasi Usia 18-25 Tahun

Berdasarkan data BNNP Sumsel, di tahun 2021 angka prevalensi penyalahgunaan atau yang terpapar narkoba di Sumsel didominasi penduduk usai 18-25 tahun.

Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/RACHMAD KURNIAWAN
Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol Joko Prihadi menuturkan berdasarkan data BNNP Sumsel, di tahun 2021 angka prevalensi penyalahgunaan atau yang terpapar narkoba di Provinsi Sumsel didominasi penduduk usai 18-25 tahun. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Berdasarkan data BNNP Sumsel, di tahun 2021 angka prevalensi penyalahgunaan atau yang terpapar narkoba di Provinsi Sumsel didominasi penduduk usai 18-25 tahun.

Secara nasional angka prevalensi penyalahgunaan narkoba naik dari 1,80 persen di tahun 2019 lalu menjadi 1,95 persen di tahun 2021.

Dari data tersebut, Provinsi Sumsel ada di angka 5,5 persen dari jumlah penduduk atau 359.363 orang. Angka ini tertinggi kedua secara nasional setelah Sumatra Utara.

Dimana jumlah penyalahguna Laki-laki sebanyak 84,70% atau setara dengan 304.380 jiwa, dan jumlah penyalahguna perempuan sebanyak 15,30% atau setara dengan 54.983 Jiwa. Penyalahguna narkoba di Sumatera Selatan di dominasi usia sekitar 18-25 tahun.

Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol Joko Prihadi mengatakan, saat ini di Sumsel memiliki 3.322 kawasan yang bahaya dan hanya 203 kawasan yang masuk kategori aman.

"14 kawasan bahaya, 733 kawasan kategori waspada, 2.374 kawasan kategori siaga. Di Palembang yang ingin kami fokuskan di Tangga Buntung 36 Ilir, " ujar Joko Prihadi, Rabu (29/12/2021).

Ia menyebutkan bahkan ada anak-anak usia 12 tahun ke bawah yang menjadi korban narkoba. Bandar narkoba menggunakan cara merayu korban dan memberikan narkoba secara gratis kepada anak-anak.

"Ada kalau tidak salah ratusan hingga hampir seribu anak. Cara bandar menjerat anak muda ini dikasih gratis dulu, lalu dia jadi ketagihan baru nanti dikasih tawaran jadi kurir, " jelasnya.

Untuk menekan angka prevalensi pihaknya berupaya menambah jumlah Kampung Bersih Narkoba di kawasan rawan. Serta menambah agen Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM).

"Kami akan melibatkan agen IBM yang saat ini baru ada di 8 kawasan. Kegiatan IBM berasal dari alokasi anggaran desa. Kemudian memaksimalkan giat bimtek P4GN bagi Camat dan Lurah, " katanya.

Jumlah pasien rehabilitasi di BNNP Sumsel sebanyak 1.181 orang, rawat inap 258 dan rawat jalan 923 orang.

Baca juga: Hakim Pengadilan Tipikor Palembang Tolak Pengajuan Justice Collaborator Mukti Sulaiman, Ini Arti JC

Baca berita lainnya langsung dari google news.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved