Banjir di Palembang

Warga Terpaksa Mengungsi, Rumah Mereka Terendam Banjir Sebatas Pinggang

Anin (26) bersama keluarganya yang tinggal di Perumahan Griya Buana Indah Sukarami terpaksa mengungsi karena kebanjiran.

Tayang:
TRIBUN SUMSEL/SHINTA DWI ANGGRAINI
Warga di Perumahan Griya Buana Indah Kecamatan Sukarami Palembang terpaksa mengungsi lantaran rumah mereka terendam banjir, Sabtu (25/12/2021) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Anin (26) bersama keluarganya yang tinggal di Perumahan Griya Buana Indah Kecamatan Sukarami Palembang terpaksa mengungsi dari kediamannya, Sabtu (25/12/2021).

Tindakan ini mereka pilih lantaran tak kuat bila harus bertahan di rumahnya yang terendam air sebatas pinggang orang dewasa.

"Gimana kami mau bertahan. Banjirnya saja sudah segini," kata Anin seraya menunjuk ke arah pinggangnya seakan menggambarkan tinggi debit banjir.

Dengan bantuan ban yang dilapisi papan diatasnya, Anin terlihat berusaha menerobos banjir saat mengevakuasi sejumlah barang yang akan dia bawa untuk mengungsi.

Barang-barang diantaranya kasur, selimut dan sejumlah piring diletakkan diatas papan yang Anin dan beberapa dorong untuk melewati banjir.

"Saya rencana mau ngungsi ke Talang Betutu. Ada rumah saudara yang kosong disana, jadi kami mau numpang dulu," ucapnya.

Tak hanya Anin, dari pantauan Tribunsumsel.com, nampak pula seorang pria lanjut usia yang berjalan dituntun saat melewati banjir sebatas paha orang dewasa di kawasan ini.

Pria ini hendak dibawa ke rumah salah satu keluarganya yang tinggal tidak jauh dari lokasi banjir.

Kata Anin, sudah banyak tetangganya yang juga memilih untuk mengungsi.

Padahal beberapa hari lalu air dikawasan ini yang sebelumnya terus direndam banjir selama dua bulan penuh, sudah mulai surut.

"Kami sudah senang, air sudah surut. Kami bisa tinggal di rumah sendiri lagi. Tapi sekarang banjir lagi, jadinya ngungsi lagi," kata dia.

Menurutnya, kali ini adalah banjir terbesar yang dia rasakan sejak tinggal di kawasan Sukarami.

Tentu Anin sangat merasa miris, apalagi tempat tinggalnya itu bukanlah kawasan langganan banjir.

"Itulah kami berharap pemerintah ada langkah lain, bantulah kami. Capek kalo kondisinya begini terus," ucap dia.

Untuk diketahui, kawasan ini sebelumnya telah dilanda banjir yang tak kunjung surut selama dua bulan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
Live
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
VS
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
VS
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
VS
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved