Berita Palembang

Update Capaian Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten PALI 68 Persen, Kesadaran Warga Meningkat

Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) capaian Vaksinasi Covid-19 berada di angka 68 persen.

Editor: Vanda Rosetiati
SRIPO/REIGAN
Kepala Dinas Kesehatan PALI, dr Zamir Alvi menginformasikan capaian Vaksinasi Covid-19 berada di angka 68 persen. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALI - Kesadaran warga di Bumi Serepat Serasan untuk melakukan vaksinasi Covid-19 mengalami peningkatan.

Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) update capaian Vaksinasi Covid-19 berada di angka 68 persen.

Jubir Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 PALI, dr Zamir Alvi mengatakan hal demikian berkat kerja keras semua pihak dalam mengajak masyarakat agar mengikuti program vaksinasi.

Berdasarkan itu, dr Zamir yakin akan mencapai target pemberian vaksin yakni 70 persen sebelum hari Natal tahun ini. Mengingat setiap pelaksanaan pemberian vaksin secara jemput bola.

Tak hanya itu, antrian vaksinasi di fasilitas kesehatan antusias warga cukup tinggi.

"Saat ini capain vaksinasi kita sudah mencapai 68,3 persen. Kabupaten PALI berada di urutan 4 dari 17 kabupaten/kota di provinsi Sumatera Selatan setelah Prabumulih, Palembang dan Muba." ungkap dr Zamir, Kamis (9/12/2021).

"Sebelum Natal dan libur tahun baru ini kita optimis bisa di atas angka 70 persen," tambah dr Zamir yang juga saat ini menjabat sebagai Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten PALI.

Dijelaskan, Dinkes PALI bersama gugus tugas percepatan penanganan covid-19 serta Polri dan TNI terus bergerak mengajak dan melakukan pemberian vaksin ke masyarakat dengan berbagai cara.

"Pihak Polres PALI masih menyediakan pos serta mengajak masyarakat dilakukan operasi vaksin untuk terus membangkitkan kesadaran warga agar bersedia di vaksin," tukasnya.

Ia menghimbau kepada masyarakat meski telah divaksin untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan mengajak masyarakat lain terutama anggota keluarganya agar bersedia divaksinasi.

Hal ini lantaran, kedepan bahkan saat ini saja, untuk bisa masuk ke sejumlah fasilitas umum harus menyertakan bukti vaksin.

"Untuk itu, ayo datangi fasilitas kesehatan terdekat untuk di vaksin, dan pelayanan vaksinasi gratis, untuk ketersediaan dosis vaksin Insyaallah aman." Katanya.

"Namun demikian, tetap pakai masker setiap beraktivitas di luar rumah, cuci tangan pakai sabun setelah berinteraksi juga hindari kerumunan agar kita terhindar dari penyebaran virus corona," ujarnya. (reigan)

Baca juga: Pria di Lahat Curi 3 Ekor Kambing Ternak, Dinaikkan ke Minibus, Pelaku Pemain Lama

Baca berita lainnya langsung dari google news

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved