Breaking News:

Dugaan Pelecehan di Unsri

Bahas Dugaan Pelecehan, Besok Komisi V DPRD Sumsel Dijadwalkan Bertemu Rektorat Unsri

Ketua Komisi V DPRD Sumsel Susanto Ajis menegaskan DPRD Sumsel dan Rektorat Unsri akan bertemu pada Senin (6/12/2021) di DPRD Sumsel

TRIBUNSUMSEL.COM/ARIEF
Ketua Komisi V DPRD Sumsel Susanto Ajis menegaskan DPRD Sumsel dan Rektorat Unsri akan bertemu pada Senin (6/12/2021) di DPRD Sumsel membahas dugaan pelecehan Mahasiswi Unsri 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG,--DPRD Sumsel melalui komisi V telah menjadwalkan pemanggilan pihak Rektorat Universitas Sriwijaya (Unsri), Senin (6/12/2021) di DPRD Sumsel terkait progres perkembangan kasus dugaan asusila yang dilakukan oknum dosen Unsri kepada sejumlah mahasiswinya.

Penegasan ini disampaikan Ketua Komisi V DPRD Sumsel Susanto Ajis, yang juga dibenarkan Wakil Ketua Komisi V Mgs Saiful Padli dan ketua DPRD Sumsel RA Anita Noeringhati.

"Senin (besok, red) nanti pukul 08.00 wib sudah dijadwalkan pemanggilan Rektorat Unsri bertemu komisi V, dan surat sudah kita sampaikan beberapa hari lalu. Diharapkan pertemuan nanti ada titik terang," kata Susanto Ajis, Minggu (5/12/2021).

Dijelaskan Politisi PDI Perjuangan ini, meski pada 6 Desember itu anggota DPRD memiliki jadwal reses, karena dirasa masalah Unsri ini penting, maka diungkapkan Susanto reses anggota dewan bisa digeser pada hari selanjutnya.

"Pemanggilan Rektorat inikan kalau melihat statment Kapolda jelas, ketua DPRD Sumsel jelas, apalagi mengatanamakan lembaga, kalau komisi perangkat DPRD dan sama- sama akan mengawal," tuturnya.

Ditambahkan Susanto, pihaknya memanggil Rektorat Unsri, karena ingin menyelamatkan kampus kebanggaan masyarakat Indonesia khususnya Sumsel.

"Kita ingin selamatkan lembaga pendidikan Unsri itu, salah satu universitas yang disegani di Sumatera. Kedua, jaga institusi pendidikanmya, dimana menciptakan manusia berilmu dan moral baik, kalau pendidikannya seperti itu bagaimana?. Jadi perlu diselamatkan institusi dan mahasiswanya," tandas Susanto.

Wakil ketua komisi V DPRD Sumsel Mgs Saiful Padli menambahkan, adanya pemanggilan itu, DPRD Sumsel ingin mengetahui perkembangan dugaan asusila yang dilakukan oknum dosen yang berkembang saat ini.

"Kita mau mendengar Progres yang dilakukan pihak Unsri, terhadap kasus ini terutama oknum pelaku kejahatan seksual," ungkapnya.

Baca juga: Herman Deru Minta Aparat Usut Tuntas Dugaan Pelecehan Mahasiswi di Kampus Unsri

Meskipun mengecam adanya perbuatan oknum dosen tersebut jika terbukti benar, politisi PKS ini enggan "memvonis" kesalahan yang ada kepihak kampus atau rektorat, melainkan akan melihat keseriusan pihak rektorat menyelesaikan kasus tersebut.

"Makanya, besok Senin, kita pingin denger penjelasan langsung dari Rektor, kalau mereka serius saya yakin mereka hadir besok pertemuan dengan pimpinan DPRD dan pimpinan komisi V. Tapi kalau mereka dak datang, berarti mereka dak serius," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved