Breaking News:

Menuju Herd Immunity

Cara Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19, Dinkes Sumsel, 'Kuncinya Disiplin Prokes'

andemi Covid-19 belum berakhir bahkan penambahan kasus masih terus terjadi, meskipun angka penambahannya mulai melandai.

Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Vanda Rosetiati
HUMAS PEMPROV SUMSEL
Kepala Bidang Surveilans dan Imunisasi Dinkes Sumsel Yusri mengungkapkan antisipasi gelombang ketiga Covid-19 dengan cara disiplin Prokes. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pandemi Covid-19 belum berakhir bahkan penambahan kasus masih terus terjadi, meskipun angka penambahannya mulai melandai.

Bahkan diprediksi gelombang ketiga akan terjadi. Lalu bagaimana agar tidak terjadi gelombang ketiga dan antisipasi dari pemerintah, khususnya Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

"Kuncinya pada kedisiplinan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan," kata Kepala Bidang Surveilans dan Imunisasi Dinkes Sumsel Yusri saat dikonfirmasi, Minggu (28/11/2021).

Menurut Yusri, disiplin Prokes sangat penting diterapkan saat ini seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun. Jika hal tersebut dijalankan atau diterapkan dengan baik maka diharapkan tidak terjadi kasus baru.

"Selain disiplin Prokes, perlu juga digencarkan vaksinasi. Imbaunya kepada Kabupaten/Kota segera percepat capaian vaksinasi, agar segera terbentuk herd immunity" ungkapnya.

Sebagai informasi, untuk capaian vaksinasi Covid-19 di Sumsel dari target 6,303,096 orang, sudah 3,485,158 atau 55,29 persen untuk dosis pertama. Sedangkan untuk dosis kedua baru 2,024,103 atau 32,11 persen.

Untuk rinciannya, capaian vaksinasi SDM Kesehatan sudah lebih dari 100 persen, lalu pelayanan publik sudah lebih dari 100 persen dan untuk lansia sudah 38,25 persen atau 228,369 dari target 597,071.

"Kemudian untuk remaja capaian vaksinasinya baru 83,57 persen atau baru 707,556 persen dari target 846,683 orang dan masyarakat rentan umum yang divaksin sudah 1,823,885 atau 41,73 persen dari target 4,370,858," katanya

Sementara itu berdasarkan data yang ada untuk bed occupancy rate (BOR) atau keterisian tempat tidur di rumah sakit di Sumsel sudah 3 persen.

Baca juga: Masuki Musim Pancaroba, RSUD Kayuagung Yakin Tidak Kekurangan Stok Obat-obatan

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved