Breaking News

Berita Kriminal Palembang

Kejar Jambret, Kakak Beradik di Palembang Tabrak Mobil Hingga Dilarikan ke RS

Aksi Jambret terjadi hari ini Selasa (23/11/2021) di Jalan KH Wahid Hasyim dekat jembatan Ogan. Korbannya kakak beradik.

TRIBUNSUMSEL.COM/RACHMAT
Rahmiati (21) korban jambret di Jalan KH Wahid Hasyim saat dirawat di RSUD BARI, Selasa (23/11/2021) petang 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Dua orang perempuan kakak beradik menjadi korban jambret di Jalan KH Wahid Hasyim  dekat jembatan Ogan, dan kini salah satuny dirawat di RSUD BARI untuk mendapat penanganan medis, Selasa (23/11/2021).

Korban Rahmiati Pratiwi (21) dan adiknya Sailah (12) warga Jalan KH Wahid Hasyim Lorong Semeru, Kelurahan Tuan Kentang, Kecamatan Seberang Ulu I, mengalami luka-luka.

Rahmiati harus dilarikan ke rumah sakit karena sempat mengalami kejang-kejang setelah menabrak sebuah mobil.

Sedangkan Sailah mengalami luka di dahi dan dirawat keluarga di rumahnya.

Saksi mata di lokasi Wahyudi (33), Aji (21) dan Hendri (22) mengatakan saat kejadian korban sedang berusaha mengejar pelaku jambret.

"Kejadiannya sekitar pukul 18:30 WIB, kami bertiga habis beli pecel lele, lalu kami melihat korban dan pelaku lagi kejar-kejaran sambil teriak 'jambret!!!', " kata Aji saat dijumpai.

Korban yang saat itu membawa sepeda motor Honda Beat Street warna hitam berusaha menendang pelaku yang ada di sebelah kirinya.

Namun tidak kena, korban yang oleng ke sebelah kanan menabrak bagian belakang mobil Honda Jazz dan terjatuh.

"Korban Rahmiati langsung kejang-kejang dan mengeluarkan darah dari kepalanya saat itu makanya langsung saya tolong dan saya bawa pakai mobil saya ke RSUD BARI. Mata sebelah kanan lebam bengkak, " jelasnya.

Sedangkan pelaku berhasil kabur ke arah Simpang Sungki.

Aji mengaku ia sempat mengetahui sedikit pelaku ciri pelaku, yakni rambut pendek dengan memakai kaus berwarna coklat.

Saat kejadian pelaku menggunakan sepeda motor Honda Revo.

Dari kejadian ini korban harus kehilangan satu unit handphone miliknya yang berhasil dirampas pelaku.

"Pelaku kabur ke arah Simpang Sungki melewati jembatan Ogan. Sedangkan adik korban dibawa keluarga ke rumahnya dan mengalami luka di dahi, " katanya.

Baca juga: Baru Bebas karena Kasus Begal, Pria di Palembang Ini Kembali Ditangkap karena Bobol Rumah

Sementara Safri (50) ayah korban menyebutkan jika kedua anaknya itu hendak membeli obat ke Apotek.

"Iya dia pamit sama saya mau beli obat, awalnya saya yang mau beli tapi Rahmi bilang biar dia saja, " kata Safri.

Ia kaget mendengar kabar anaknya menjadi korban penjambretan dan langsung datang ke RSUD BARI.

"Ya saya kaget. Cepet-cepet datang kesini, handphone saja yang hilang. Adiknya kami rawat di rumah, " ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved