Breaking News:

Berita Palembang

Launching Program Return To Work, BPJamsostek Gandeng RSUD Siti Fatimah

Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara RSUD Siti Fatimah Az Zahra Provinsi  Sumsel dengan BPJS Ketenagakerjaan, Rabu (17/11).

TRIBUNSUMSEL.COM/ARIEF
Prosesi Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara RSUD Siti Fatimah Az Zahra Provinsi  Sumsel dengan BPJS Ketenagakerjaan di Aula lantai 10 RSUD Siti Fatimah, Rabu (17/11). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG,--Dalam memberikan perlindungan maksimal bagi tenaga kerja, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial  (BPJS) Ketenagakerjaan atau BPJamsostek  menggandeng Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melalui RSUD Siti Fatimah, berupa Program Return To Work (RTW) Center. 

Launching Program Return to Work (RTW) ini dilakukan bersamaan dengan prosesi Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara RSUD Siti Fatimah Az Zahra Provinsi  Sumsel dengan BPJS Ketenagakerjaan di Aula lantai 10 RSUD Siti Fatimah, Rabu (17/11).

Surya Rizal selaku Deputi Direktur Wilayah Sumbagsel menjelaskan, bahwa program RTW merupakan salah satu manfaat dari Jaminan Kecelekaan Kerja (JKK)  yang merupakan bantuan untuk kesiapan kembali bekerja, dimana pada program persiapan ini mencakup pendampingan kepada peserta yang mengalami kecelakaan kerja.

"Perlindungan kecelakaan kerja diberikan kepada pekerja, baik dari berangkat kerja, pulang kerja, saat di tempat kerja, maupun dalam perjalanan dinas kantor," ucapnya.

Surya menambahkan, selama peserta JKK yang mengikuti program RTW, pekerja didampingi sejak dari UGD, proses pelayanan kesehatan, rehabilitasi, pelatihan kerja, hingga pendampingan peserta kembali bekerja selama 3 bulan di tempat kerjanya.

Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, Roswita Nila Kurnia mengucapkan terimakasih kepada pemerintah provinsi Sumsel atas dukungan terhadap program BPJS Ketenagakerjaan.

"RTW Center ini bukan hanya memberikan perlindungan bagi tenaga kerja saja, tetapi juga menjadikan tenaga kerja siap kerja dan produktif kembali," paparnya. 

Dia menjelaskan, secara nasional setidaknya ada 153.000 orang mengalami kecelakaan kerja pada 2020. Namun pada 2021 menurun menjadi 82.000 orang. 

"Sumbagsel sendiri pada 2020 terjadi 2 persen dari jumlah nasional dan meningkatkan jadi 5 persen pada 2021," ujarnya. 

RTW sendiri, ungkapnya, akan memberikan perlindungan bagi tenaga kerja. Sehingga karyawan yang mengalami kecelakaan kerja tetap bisa kembali kerja. 

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved