Berita CPNS Sumsel Terbaru

Cara Menghitung Nilai SKD dan SKB, Jumlah Nilai yang Harus Didapatkan untuk Menyalip Posisi Atas

Pada ujian SKB ini ada beberapa jesnis tes yang akan dilakukan, yaitu Psikotest; Tes Potensi Akademik; Tes Kemampuan Bahasa Asing; Tes Kesehatan Jiwa;

Tribun Sumsel
Cara Menghitung Nilai SKD dan SKB, Jumlah Nilai yang Harus Didapatkan untuk Menyalip Posisi Atas 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Cara Menghitung Nilai SKD dan SKB, Jumlah Nilai yang Harus Didapatkan untuk Menyalip Posisi Atas.

Proses seleksi CPNS 2021 telah memasuki tahapan tes Seleksi Kompetensi Bidang.

Pada ujian SKB ini ada beberapa jesnis tes yang akan dilakukan, yaitu Psikotest; Tes Potensi Akademik; Tes Kemampuan Bahasa Asing; Tes Kesehatan Jiwa; Tes Kesegaran Jasmani/Tes Kesamaptaan; Tes Praktik Kerja; Uji Penambahan Nilai dari Sertifikat Kompetensi; Wawancara; dan/atau Tes lain sesuai persyaratan jabatan.

Setiap instansi dan formasi akan melaksanakan jenis tes yang berbeda tergantung kebutuhan yang paling mendekati keperluannya.

Pada tahun ini persentase skor penentuan kelulusan akhir terdiri dari bobot nilai SKD 40% dan nilai SKB 60%.

Terdapat beberapa rincian terkait pembobotan nilai SKB.

Jika tes SKB yang hanya menggunakan CAT, maka bobot nilai tes CAT tersebut adalah 100 persen dari nilai SKB.

Sedangkan untuk tes SKB yang menggunakan CAT dan 1 jenis tes lainnya (selain wawancara), bobot CAT minimal 60 persen dari nilai SKB, adapun bobot tes lainnya maksimal 40 persen dari nilai SKB.

Lalu bagaimana cara menghitung hasil akhir nilai SKD+SKB? Simak penjelasannya berikut:

Nilai SKD

Nilai SKD A: 442

Nilai SKD B: 423

Nilai SKD C: 421

Diubah ke Skala 100

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved