CPNS 2021

Kisah Peraih Nilai 510 SKD, Peserta CPNS ini Malah Didiskualifikasi dan Dipanggil Polisi, Kronologi

Dihimpun dari Kompas.com, dugaan kecurangan peserta tes CPNS ini mencuat setelah tim BKN menemukan adanya pengerjaan tidak wajar.

Editor: Slamet Teguh
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Ilustrasi tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Sulawesi Barat (Sulbar) 2021. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Pemerintah kini tengah menggelar seleksi CPNS.

Ribuan orang mendaftar untuk meraih peruntungannya menjadi PNS.

Namun, ternyata ada sejumlah kecurangan dalam seleksi CPNS.

Kasus dugaan kecurangan dalam tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Sulawesi Barat (Sulbar) terus bergulir.

Seperti diketahui sebelumnya, tes ini berlangsung pada 14-25 September 2021 lalu.

Lokasinya berada di Gedung PKK Provinsi Sulawesi Barat.

Dihimpun dari Kompas.com, dugaan kecurangan peserta tes CPNS ini mencuat setelah tim BKN menemukan adanya pengerjaan tidak wajar.

Dugaan kecurangan itu bertambah kuat usai komputer peserta dikirim ke laboratorium forensik di Makassar.

Berdasarkan hasil forensik, dalam komputer itu terdapat aplikasi remote Zoho Meeting (Zoho Assist) yang terinstal beberapa hari sebelum ujian.

Hingga kini, sudah ada 59 nama peserta yang didiskualfikasi.

Satu di antaranya merupakan peraih nilai tertinggi peserta CPNS se Sulawesi, yakni 510.

Ia merupakan seorang pria berinisial BTT.

Diskualifikasi peserta dikuatkan dengan surat pengumuman hasil seleksi kompetensi dasar pengadaan CPNS 2021 oleh panitia seleksi nasional.

Pada lampiran pengumuman halaman 346 tertulis nama BTT dengan keterangan DIS.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved