Breaking News:

Berita Palembang

Harga Minyak Goreng Sentuh Rp 20 Ribu per Liter, Konsumen Batasi Pembelian

Mahalnya harga minyak goreng membuat konsumen kini membatasi pembelian karena mengurangi konsumsi minyak goreng.

Penulis: Hartati | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/HARTATI
Store Manager Diamond James Liwang mengatakan harga minyak naik karena memang dari produsen naik sehingga harga jual ikut menyesuaikan. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Harga minyak goreng belakangan melejit seiring dengan semakin naiknya harga Tanda Buah Segara (TBS) sawit belakangan yang naik hingga lebih dari Rp 3.000 per kilo.

Store Manager Diamond James Liwang mengatakan harga minyak naik karena memang dari produsen naik sehingga harga jual ikut menyesuaikan.

Meski harga naik namun stok aman karena selalu tersedia dan tidak ada pembatasan jumlah pembelian. Setiap minggu biasanya Diamond menjual 6.000 liter minyak goreng.

"Stok sempat kosong khusus minyak yang harganya lebih murah seperti Sania dan Fortune tapi kini sudah ada lagi," kata James, Senin (15/11/2021).

James mengatakan mahalnya harga minyak goreng membuat konsumen kini membatasi pembelian karena mengurangi konsumsi minyak goreng.

Biasanya jika membeli dua liter minyak goreng kini hanya membeli satu liter saja karena harganya mahal.

Saat ini semua merek minyak goreng kemasan atau botol sudah tersedia semuanya. Harganya dibandrol mulai Rp 33-40 ribu untuk kemasan 2 liter. Sementara itu untuk minyak kemasan 1 liter dibandrol mulai Rp 17-20 ribu.

Sementara itu harga minyak goreng curah saat ini juga ikut naik dari semula Rp 10 ribu per kg menjadi Rp 19 ribu atau naik hampir dua kali lipat.

Asisten Store Manager JM Lemabang Suryono mengatakan penyebab harga minyak goreng mahal karena memang dari suplayer naik sehingga harga jual juga naik.

Meski harga naik namun stok cukup dan banyak. Tidak ada pembatasan pembelian minyak goreng untuk harga normal. Namun khusus untuk harga minyak goreng promo dibatasi pembeliannya maksimal dua buah untuk masing-masing pembeli.

"Biasanya tiap minggu kita buat promo minyak goreng tapi khusus harga promo pembelian dibatasi maksimal dua buah per orang agar semua konsumen bisa kebagian dan tidak diborong oleh satu orang saja," ujar Suryono.

Baca juga: Harga Kebutuhan Pokok di PALI Naik, IRT Putar Otak, Ubah Pola Masak Hingga Batasi Konsumsi

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved