Berita Nasional

Respon KPK Setelah Diminta Luhut Binsar Panjaitan Penjarakan Mafia Pelabuhan

Respon KPK Setelah Diminta Luhut Binsar Panjaitan Penjarakan Mafia Pelabuhan

Tayang:
Editor: Slamet Teguh
TRIBUNSUMSEL.COM
Respon KPK Setelah Diminta Luhut Binsar Panjaitan Penjarakan Mafia Pelabuhan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan kerjanya.

Sejumlah praktek korupsi di Indonesia terus diberantas oleh KPK.

Kini, yang terbaru Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan meminta KPK dan kepolisian memenjarakan mafia di pelabuhan.

KPK merespons, dengan terlebih dahulu ingin memfokuskan pada bidang pencegahannya.

"Jadi terkait dengan itu tentu upaya pencegahan terlebih dahulu yang kami sedang upayakan untuk lakukan sebagai bagian dari pemberantasan korupsi," ujar Plt juru bicara KPK Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (11/11/2021).

Ali mengatakan pihaknya akan memulai kajian tentang pelabuhan di Indonesia. 

Kajian itu nantinya akan memetakan modus korupsi di pelabuhan.

"Nah tentu dari kajian-kajian itu nanti kan baru kemudian ditemukan di mana titik rawannya untuk potensi korupsi," kata Ali.

Setelah itu, KPK akan membaca aduan yang masuk. 

Jika ada aduan terkait dugaan korupsi di pelabuhan, bakal langsung dieksekusi dengan kajian yang telah dilakukan.

"Oleh karena itu, tentu nanti dari laporan-laporan yang ada itu bagian yang akan ditelaah," sebut Ali.

Baca juga: Tak Main-main, KPK Proses Laporan Menteri Luhut dan Erick karena Berbisnis PCR : Ini Suara Rakyat

Baca juga: KPK Bicara Tentang Nasib Azis Syamsuddin dalam Kasus Suap DAK Lampung Tengah, Terus Dibidik

Sebelumnya, Luhut merasa jengah dengan banyaknya permainan kotor di pelabuhan Indonesia. 

KPK dan Polri diminta berani tindak tegas mafia yang bermain di pelabuhan.

"Saya mohon KPK dengan kejaksaan, polisi ayo kita ramai-ramai bentuk task force untuk memonitoring ini. Ini saya kira bagus dipenjarakan," kata Luhut dalam telekonferensi di Jakarta, Kamis (11/11/2021).

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved