Berita Prabumulih
Semestinya Sopir Bisa Ukur, Dewan Prabumulih Sidak Proyek Portal Roboh Ditabrak Truk
Ketua Komisi III DPRD Kota Prabumulih, Purwaka mengatakan, pihaknya sengaja turun ke lapangan guna melihat langsung proyek pembangunan portal
Penulis: Edison | Editor: Yohanes Tri Nugroho
Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari
TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Komisi III DPRD Kota Prabumulih melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke lokasi proyek pembangunan portal yang roboh di Jalan Basuki Rahmat tepatnya di simpang empat Kelurahan Tanjung Raman Kecamatan Prabumulih Selatan kota Prabumulih, Rabu (10/11/2021).
Rombongan dewan memeriksa bangunan portal yang dibangun menggunakan anggaran APBD Kota Prabumulih tahun 2021 sebesar Rp179 juta namun baru dua hari telah roboh ditabrak truk tersebut.
Tidak hanya sekedar memerisa, para anggota dewan juga mempertanyakan spesifikasi dan rencana anggaran biaya pembangunan portal kepada kontraktor pelaksana dan dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Ketua Komisi III DPRD Kota Prabumulih, Purwaka mengatakan, pihaknya sengaja turun ke lapangan guna melihat langsung proyek pembangunan portal yang sempat heboh karena telah roboh ditabrak truk yang mengangkut ayam.
"Kami selaku komisi 2 bertanggungjawab melihat dan memeriksa terkait permasalahan portal itu, makanya kami turun lapangan," ujarnya ketika diwawancarai disela-sela kegiatan Sidak.
Purwaka menuturkan, setelah melakukan sidak pihaknya tidak bisa menyalahkan kontraktor pelaksana proyek maupun Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dikarenakan prilaku masyarakat yang tidak tertib dalam berkendaraan.
"Kita tidak bisa menyalahkan banyak pihak namun dari kejadian ini karena banyak faktor, diantaranya prilaku masyarakat yang tidak tertib dengan aturan yang ada," kata Purwaka.
Hal itu bisa dilihat kata Purwaka, di lokasi pembangunan portal sudah dipasang rambu-rambu peringatan namun pengendara tetap melintas sehingga terjadi peristiwa tertabraknya portal tersebut.
"Semestinya sopir bisa mengukur kendaraan bisa lewat atau tidak, selain itu sudah ads rambu peringatan semestinya tau. Untuk pelanggaran lalulintas ini sudah ditangani Satuan Lalulintas dan untuk kerusakan sudah ada pembicaraan antara sopir dan kontraktor," katanya.
Lebih lanjut Purwaka menuturkan, terkait robohnya portal itu pihaknya telah meminta kontraktor pelaksana untuk menyelesaikan pekerjaan pembangunan portal sesuai dengan kontrak.
"Mengenai teknis pekerjaan yang terhambat karena kejadian ini, kita tekankan kontraktor untuk berkoordinasi dengan PUPR apakah perlu ada penambahan waktu atau seperti apa," tuturnya sembari menuturkan pihaknya segera akan menggelar rapat bersama dinas PUPR.
Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) H Beni Akbari ST menuturkan, pihaknya telah menurunkan tim terkait robohnya portal.
"Tim sudah kita turunkan, mengenai ada atau tidak penambahan waktu pengerjaan akan segera kita bahas yang pasti kita sudah menegaskan kepada pelaksana untuk menyelesaikan proyek tersebut," bebernya.
Baca juga: Sosok Siswi SMK Negeri 1 Prabumulih yang Tewas Kecelakaan, Dikenal Baik dan Suka Membantu
Untuk diberitakan sebelumnya, portal jalan dikawasan Jalan Raya Prabumulih-Baturaja Kelurahan Tanjung Raman Kecamatan Prabumulih Selatan yang baru terpasang selama dua hari, roboh ditabrak truk pengangkut ayam potong pada Minggu (7/11/2021).
Robohnya portal tersebut menuai pro dan kontra dimasyarakat, ada yang menyalahkan truk pengangkut ayam namun tak sedikit pula yang mempertanyakan kualitas portal yang pembangunannya menelan anggaran APBD sebesar Rp179 juta itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/portal-yang-roboh-di-jalan-basuki-rahmat-prabumulih.jpg)