Berita Prabumulih

Baru Dipasang, Portal Pembatas di Tanjung Raman Prabumulih Roboh Ditabrak Truk

Portal di Jalan Basuki Rahmat Kelurahan Tanjung Raman Kecamatan Prabumulih Selatan kota Prabumulih telah roboh ditabrak truk pengangkut ayam

Penulis: Edison | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON
Truk pengangkut ayam ketika menabrak portal pembatas di Jalan Basuki Rahmat tepatnya di Simpang 4 Kelurahan Tanjung Raman Kecamatan Prabumulih Selatan kota Prabumulih, Minggu (7/11/2021). 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Baru dua hari dipasang oleh kontraktor pengerja, portal besi pembatas truk agar tak masuk kota tepatnya di Jalan Basuki Rahmat Kelurahan Tanjung Raman Kecamatan Prabumulih Selatan kota Prabumulih, telah roboh ditabrak truk pengangkut ayam, Minggu (7/11/2021).

Selain portal yang roboh, akibat menabrak portal truk pengangkut ayam tersebut mengalami kerusakan dan sopir serta kernet truk mengalami luka ringan.

Pantauan Tribunsumsel.com di lapangan, akibat peristiwa itu arus lalulintas di Simpang empat Kelurahan Tanjung Raman itu mengalami kemacetan cukup panjang.

Kemacetan bisa teratasi setelah warga sekitar dan pengendara menyingkirkan besi portal ke sebagian jalan sehingga kendaraan bisa melintas secara bergantian.

"Baru dua hari dipasang sudah roboh ditabrak truk ayam, portal ini besi dan akibatnya dua orang mengalami luka-luka," ungkap Iskandar warga sekitar yang memvideokan kejadian penabrakan itu.

Sementara warga lainnya, Dedi mengaku pemasangan portal tersebut sudah banyak memakam korban dimana banyak kendaraan yang tersangkut dan menabrak portal.

"Banyak pengendara tidak tahu ada portal sehingga menabrak, karena baru dipasang beberapa hari tanpa ada pemberitahuan," katanya.

Selain itu memang kondisi portal hanya memiliki ketinggian sekitar 3 meter, sehingga kendaraan tidak bisa masuk dalam kota dan menabrak portal.

"Banyak mobil nyangkut, bahkan Damri tidak bisa masuk kota dan harus melintas ke Jalan Lingkar Timur kota Prabumulih," lanjutnya seraya banyak masyrakat mengeluhkan adanya portal tersebut khususnya para pengendara angkutan berat dan besar.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Prabumulih, Marthodi HS SH ketika dikonfirmasi wartawan mengaku telah mendapat informasi terkait robohnya portal tersebut.

"Baru tau sekilas, belum tahu siapa yang menabrak, karena itu saya belum bisa berkomentar. Tapi tadi sudah menurunkan anggota, untuk meninjau lokasi supaya tahu kondisinya seperti apa," ujarnya seraya mengatakan pihaknya telah mensosialisasikan pemasangan portal dikawasan itu.

Kadishub mengaku, pekerjaan portal belum selesai 100 persen dan jika telah selesai akan dipasang lampu terang akrilik biar pengendara tidak menerobos masuk jalan dalam kota Prabumulih.

"Portal yang baru dibangun itu memiliki ketinggan 310 cm (3 meter) dan jarak 100 meter sebelum portal telah dipasang papan peringatan bertuliskan ada portal 3 meter," katanya.

Untuk diketahui, proyek pembangunan portal di Jalan Basuki Rahmat simpang empat Kelurahan Tanjung Raman Kecamatan Prabumulih Selatan kota Prabumulih itu sendiri dikerjakan oleh CV Alisyah dengan nilai proyek Rp 179.700.000.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved