Breaking News:

Sarimuda Ditangkap Polisi

Dugaan Penipuan Tanah Rp 26 Miliar, Sebab Mantan Cawako Palembang Sarimuda Ditangkap Polisi

Politisi asal Sumsel juga mantan calon walikota Palembang Sarimuda ditangkap polisi atas kasus dugaan penggelapan dan penipuan tanah.

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Politisi asal Sumsel juga mantan calon walikota Palembang Sarimuda ditangkap polisi atas kasus dugaan penggelapan dan penipuan tanah.

Kasubdit II Harda Ditreskrimum Polda Sumsel, AKBP Tri Martono mengatakan, ada satu lagi orang yang ditangkap selain Sarimuda yakni atas nama Margono Mangkunegoro.

"Jadi ada dua tersangka dalam kasus ini," ungkapnya, Jumat (5/11/2021).

Sarimuda ditahan atas laporan yang dibuat oleh Anton Nurdin dengan
Laporan Polisi No : LP/B-852/XI/spkt polda sumsel tanggal 20 september 2021.

Dijelaskan, korban membeli bidang tanah seluas 26 hektare di Desa Tanjung Baru Kecamatan Muara Belida Kabupaten Muara Enim kepada tersangka Margono dan Irwan Safrizal.

"Tanah itu dibeli dengan harga Rp.26 miliar dan telah memiliki sertifikat hak milik sebanyak 7 persil," jelasnya.

Pada saat menjualkan bidang tanah tersebut, Margono tidak bertemu langsung dengan korban tetapi melalui perantara Sarimuda.

Sebelum tanah tersebut dibeli, Sarimuda menyakinkan korban dan mengatakan tanah tersebut aman serta tidak bermasalah.

"Hal itu juga diperkuat dengan adanya surat pernyataan yang dibuat Margono," ungkapnya.

Namun setelah dilakukan pembelian dan pembayaran, ternyata bidang tanah tersebut tidak kuasai oleh korban.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved