Breaking News:

Berita Sumsel

145 Tim Ikut Lomba Senam Poco-poco Kreasi Sumsel, Lestarikan Adat Budaya Dalam Gerakan Senam

Bukan seperti gerakan senam poco-poco pada umumnya, pada senam poco-poco kreasi ada unsur gerakan yang memadukan aktivitas sehari-hari masyarakat

Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Wawan Perdana
Tribun Sumsel/ Rachmad Kurniawan
Peserta dari berbagai penjuru Provinsi Sumatra Selatan mengikuti lomba Senam Poco-poco Kreasi Sumsel 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Ratusan peserta dari berbagai penjuru Provinsi Sumatra Selatan mengikuti lomba Senam Poco-poco Kreasi Sumsel sebagai upaya memperkenalkan kebudayaan khas Sumatera Selatan (Sumsel).

Lomba senam poco-poco kreasi ini dibuka oleh Ketua tim Penggerak PKK Sumsel Febrita Lustia Herman Deru didampingi Asisten Deputi Pengelola Olahraga Rekreasi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI), Maifrizon, Minggu (31/10/2021).

Ada 145 tim yang ikut lomba, terdiri dari enam orang setiap tim. Peserta merupakan organisasi, pelajar, dan umum.

Bukan seperti gerakan senam poco-poco pada umumnya, pada senam poco-poco kreasi ada unsur gerakan yang memadukan aktivitas sehari-hari masyarakat Sumsel.

"Dalam gerakan senam poco-poco kreasi Sumsel bedanya ada pada gerakan memetik teh, memetik kopi, mendayung sampan dan sebagainya, " ujar Ketua PKK Sumsel Febrita Lustia, saat diwawancara.

Menurutnya, Sumsel dengan 17 Kabupaten/Kota yang ada tentunya memiliki peluang serta kaya akan budaya dan harus diperkenalkan melalui gerakan-gerakan senam. Sehingga Sumsel memiliki ciri khas gerakan senam sendiri.

"Ini adalah permulaan untuk menjadikan senam kita ini menjadi betul-betul senam khas Sumatra Selatan sendiri dengan lagu kita sendiri. Nantinya agenda ini bakal menjadi agenda tahunan, " ungkapnya.

Gerakan-gerakan senam poco-poco kreasi terinspirasi dengan masyarakat yang kebanyakan adalah petani kopi dan teh.

"Ada gerakan seperti memetik teh, dan juga karena kita ada Sungai Musi jadi ada gerakan mendayung kapal. Kebudayaan ini harus kita lestarikan dalam gerakan senam, dan semoga banyak kalangan yang mengenal gerakan ini, " jelasnya.

Febrita menambahkan, peserta lomba senam poco-poco kreasi Fornas VI tahun 2022. Dan lomba senam poco-poco kreasi akan dijadikan sebagai agenda tahunan bekerjasama dengan Dispora Sumsel, IOSKI, KORMI.

Para peserta pemenang lomba memperebutkan hadiah berupa piala dan uang tunai Rp 5 juta untuk juara pertama, Rp 3 juta untuk juara kedua, Rp 2 juta untuk juara ketiga. Selain itu akan dipilih juga juara harapan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved