Breaking News:

Berita Daerah

2 Karyawan Pinjol Bertugas Mengirim Pesan Ancaman dan Memaki Nasabah Ditetapkan Tersangka

Sebagai penagih, keduanya menghubungi nasabah dengan menelepon langsung dan mengirimkan pesan ancaman seperti mengirimkan foto KTP dan selfie

Editor: Wawan Perdana
Dok Polda Kalbar
Kantor penagih utang pinjol di Jalan Veteran, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) digerebek polisi. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PONTIANAK-Dua dari 14 orang karyawan pinjaman online (Pinjol) yang diamankan di Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), ditetapkan tersangka oleh polisi.

Dua orang tersangka itu berinisial SS dan Y.

Kedua karyawan ini bertugas menghubungi nasabah yang telah jatuh tempo.

Sebagai penagih, keduanya menghubungi nasabah dengan menelepon langsung dan mengirimkan pesan ancaman seperti mengirimkan foto KTP dan selfie bahkan sampai memaki

Demikian diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Kalbar Kombes Pol Donny Charles Go, Jumat (22/10/2021).

Dua karyawan ini ditangkap bersama 12 orang lainnya saat penggerebekan kantor Pinjol di Jalan Veteran, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar).

"Saat jatuh tempo, penagih ini menghubungi nasabah dengan menelepon langsung dan mengirimkan pesan ancaman seperti mengirimkan foto KTP dan selfie bahkan sampai memaki," kata Donny dalam keterangan tertulisnya.

Menurut Donny, jumlah karyawan di perusahaan ini beserta pimpinannya sebanyak 65 orang, yang baru diamankan sebanyak 14 orang.

Sebelum bekerja, merkea diberi akses berupa username dan password yang digunakan melihat data-data nasabah yang melakukan pinjaman dari 14 aplikasi pinjol.

"Mereka memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing, lalu ada kapten yang bertugas mengawas," jelas Donny.

Halaman
123
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved