Breaking News:

Berita Ogan Ilir

OI Masuk PPKM Level 3, Satgas Covid-19, 'Tetap Ada Pelonggaran Aktivitas Asal Patuh Prokes'

Kabupaten Ogan Ilir kini kembali ke Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3.

Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/AGUNG DWIPAYANA
Ketua Satgas Covid-19 Ogan Ilir, Ardha Munir menyebut meski OI kembali ke PPKM level 3, penyebaran virus relatif terkendali. 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Kabupaten Ogan Ilir kini kembali ke Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3.

Selain Ogan Ilir, tujuh daerah kabupaten di Sumatera Selatan yang kembali ke PPKM level sama yakni OKI, Muaraenim, Lahat, Banyuasin, OKU Timur, PALI dan Muratara.

Ketua Satgas Covid-19 Ogan Ilir, Ardha Munir menyebut meski kembali ke PPKM level 3, penyebaran virus relatif terkendali.

"Memang benar kita kembali ke PPKM level 3. Namun situasi (angka penyebaran Covid-19) di Ogan Ilir saat ini masih landai," kata Ardha saat dihubungi TribunSumsel.com, Kamis (21/10/2021).

Berdasarkan data dari Dinkes Provinsi Sumatera Selatan per tanggal 20 Oktober 2021, Ogan Ilir saat ini termasuk zona kuning atau risiko penyebaran Covid-19 tergolong rendah.

Tercatat saat ini hanya ada empat kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang sedang dalam masa penyembuhan.

"Kasus terkonfirmasi Covid-19 jumlahnya sangat rendah. Situasi penyebaran virus masih landai," tegas Ardha.

Namun dia mengingatkan masyarakat agar tak serta-merta mengabaikan protokol kesehatan (prokes).

Ardha meminta masyarakat tetap disiplin dalam hal mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker.

"Prokes ya tetap karena bagaimanapun pandemi belum berakhir," jelas Ardha.

Pria yang juga menjabat Kepala BPBD Ogan Ilir ini menyoroti perilaku masyarakat yang datang ke undangan hajatan.

Ardha meminta masyarakat jangan berleha-leha dan tetap waspada meski tak ada larangan menghadiri hajatan.

"Hajatan boleh tapi jaga jarak, jangan dulu cipika-cipiki. Kalau dulu undangan dibatasi, sekarang ada pelonggaran tapi sekali lagi prokes jangan abai," tandasnya.

Baca juga: Urban Farming Jaga Ketahanan Pangan dan Ekonomi di Masa Pandemi Covid-19

Baca berita lainnya langsung dari google news. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved