Breaking News:

Sekolah Tatap Muka Palembang

INFO PENTING: Dinas Pendidikan Palembang Akan Tambah Jam Belajar PTM Jadi 3 Jam

Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Zulinto mengatakan penambahan jam belajar ini diambil berdasarkan hasil evaluasi PTM terbatas

Penulis: Sri Hidayatun | Editor: Prawira Maulana
Tribunsumsel.com/ Sri Hidayatun
Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Ahmad Zulinto. 

TRIBUNSUMSEL.COM.PALEMBANG- Dinas Pendidikan Kota Palembang akan berencana melakukan penambahan jam belajar siswa yang kini tengah memberlakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Zulinto mengatakan penambahan jam belajar ini diambil berdasarkan hasil evaluasi PTM terbatas yang telah dilakukan hampir 1 bulan lebih berjalan dengan baik.

"Alhamdulilah sejak pertama kali PTM terbatas kita gelar pada awal September lalu dan dengan secara bertahap hingga saat ini berjalan dengan baik," ujarnya, Rabu (13/10/2021).

Kata dia, sejauh ini kondisi sangat baik karena tak ada kluster baru atau tanda-tanda kasus covid-19.

 "Alhamdulilah tidak ada,  makanya kita akan melihat sampai bulan Oktober ini. Kalau berjalan aman dan kondusif  kita tidak akan memakai tiga shift lagi tapi akan  menambah lagi durasi belajar siswa," ungkap dia.

Lanjut dia, selama ini masih berjalan tiga shift dan nanti akan dibuat dua shift dengan durasi belajar ditambah dari dua jam menjadi tiga jam.

"Ini akan kita observasi dulu selama bulan November dan jika tidak ada masalah Desember akan kita tambah sekolah menjadi tiga hari tidak lagi dua hari. Nah ini akan berangsur terus jika kondisi terus membaik," ungkap dia.

Namun, kata Zulinto wacana ini akan dilakukan juga secara bertahap sama seperti penerapan PTM sebelumnya. 

"Gak semua sekolah secara serentak, kita coba dulu beberapa sekolah pakai dua shift dengan durasi 3 jam. Jika berjalan baik maka kita secara bertahap dan berangsur," ungkap dia.

Untuk jumlah siswa yang hadir, kata dia tetap dengan jumlah terbatas 50 persen. "Kita akan terus kaji dan evaluasi ini. Kita berharap semua akan kembali seperti semula dan siswa dapat belajar dengan baik," tuturnya.

Apalagi saat ini, vaksinasi untuk pelajar hampir setiap hari dilakukan di sekolah-sekolah. 

"Saat ini sudah ada 9 sekolah yang gelar vaksinasi dan kita juga terus mendapatkan bantuan baik dari Kodim, Polda dan lainnya untuk melakukan vaksinasi pelajar ini," katanya.

Hingga saat ini, dari jumlah siswa yang ada baru mencapai 30 persen vaksinasi bagi pelajar ini. "Ya, kita akan terus dorong ini semoga saja semua bisa tercapai 70 persen diakhir tahun ini," pungkasnya.
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved