Breaking News:

Berita Internasional

Mengenal Sosok dan Peran Sami Jasim al-Jaburi, Pemimpin Top ISIS yang Ditangkap Pasukan Irak

Sami Jasim al-Jaburi, mantan wakil ISIS sekaligus kepala keuangannya, ditangkap oleh pasukan intelijen Irak dalam "operasi eksternal yang kompleks."

Editor: Slamet Teguh
IRAQI GOVERNMENT HANDOUT
Mantan wakil ISIS Sami Jasim al-Jaburi. Perdana Menteri Irak Mustafa al-Kadhimi mengumumkan pasukannya berhasil meringkus salah satu pemimpin top ISIS, Sami Jasim al-Jaburi 

Pemerintah Irak menganggap Al-Jaburi sebagai tokoh kunci dalam organisasi teroris.

Setelah bergabung dengan ISIS pada hari-hari awal setelah perpecahannya dengan al Qaeda, Al-Jaburi memainkan peran sentral dalam membangun negara de-facto ISIS.

Ia merebut sebagian besar wilayah yang membentang di perbatasan Irak-Suriah antara tahun 2014 dan 2018.

Analis politik dan pakar keamanan Irak Fadhil Abu Ragheef mengatakan kepada CBS News bahwa Al-Jaburi adalah wakil tepercaya Abu Bakr al-Baghdadi, mantan pemimpin ISIS yang tewas dalam serangan AS di Suriah pada 2019.

Al-Jaburi pernah ditangkap oleh pasukan AS pada tahun 2005 dan menghabiskan lima tahun di penjara yang dikelola AS di Irak.

Setelah dibebaskan pada tahun 2011, Al-Jaburi kembali bergabung dengan al Qaeda di Irak.

Tetapi pada 2014, ia bergabung dengan ISIS.

Abu Ragheef mengatakan Al-Jaburi mengurus sebagian besar administrasi, keamanan dan keuangan kelompok teror sebelum naik jabatan menjadi wakil al-Baghdadi dan kepala keuangan untuk ISIS.

"Setelah wilayah ISIS dibebaskan, Al-Jaburi melarikan diri dari wilayah itu dan menyusup ke Eropa timur, tetapi dia kembali ke wilayah itu setelah gagal menyelundupkan keluarganya ke Eropa," kata Abu Ragheef kepada CBS News.

Baca juga: Taliban Kini Mulai Berkonflik dengan ISIS-K, Rebutan Kekuasaan di Afghanistan

Baca juga: Prancis Sebut Pasukannya Berhasil Bunuh Pemimpin ISIS di Sahara, Keberhasilan Besar Karena Mematikan

Seorang pejabat intelijen Irak mengatakan kepada CBS News bahwa penangkapan al-Jaburi menjadi pesan penting untuk para pemimpin ISIS yang tersisa.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved