Berita Daerah

Di Daerah Sragen Ini, Warga Dilarang Mendengarkan Lagu Sinden, Rentetan Peristiwa Pernah Terjadi

Warga di Singomodo dilarang mendengarkan atau membunyikan lagu-lagu yang dinyanyikan oleh sinden atau sosok yang bernyanyi mengiringi orkestra gamelan

Tayang:
Editor: Slamet Teguh
TribunSolo.com/Septiana Ayu
Makam Syekh Muhammad Nasher atau yang terkenal disebut Mbah Singomodo di Dukuh Singomodo, Desa Kandang Sapi, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSUMSEL.COM, SRAGEN - Kejadian klenik atau peristiwa mistis masih kerap terjadi di Indonesia.

Meski ada yang percaya dan ada yang tidak.

Nyatanya, hal itu masih menyelimuti sejumlah daerah di Indonesia.

Hal itupun baru-baru ini kembali menjadi perbincangan.

Kejadian aneh selama ini terjadi di Dukuh Singomodo, Desa Kandang Sapi, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen.

Apa itu? Ya, di wilayah tersebut ada kisah turun temurun yang merupakan sebuah pantangan.

Di mana warga di Singomodo dilarang mendengarkan atau membunyikan lagu-lagu yang dinyanyikan oleh sinden atau sosok yang bernyanyi mengiringi orkestra gamelan.

Sinden akrab dengan kebudayaan Jawa.

Adapun di dukuh tersebut, juga terdapat makam Syekh Muhammad Nasher, atau yang terkenal disebut Mbah Singomodo.

Sosoknya merupakan salah satu prajurit Keraton Surakarta Hadiningrat.

Terdapat sejarah panjang, mengapa Eyang Nasher, panggilan akrab Syekh Muhammad Nasir membuat larangan tersebut.

Juru kunci makam Mbah Singomodo, Mbah Slamet mengatakan, setelah keluar dari Keraton Surakarta Hadiningrat, Eyang Nasher dan kelima sahabatnya menyusuri Bengawan Solo.

Singkat cerita, sampailah rombongan tersebut di sebuah desa di tepi Bengawan Solo, yang saat ini menjadi Dukuh Singomodo.

Berjalannya waktu, Eyang Nasher ingin membangun sebuah masjid bersama kelima sahabatnya, untuk menyebarkan agama Islam.

Sumber: Tribun Solo
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved