Breaking News:

Berita Muratara

Ram Sawit di Muratara Harus Kantongi Izin Usaha, Bila Tak Taat Aturan akan Disetop

Ram sawit merupakan masyarakat lokal di daerah ini yang merujuk pada alat timbangan truk digitaluntuk menimbang kendaraan angkut kelapa sawit

TRIBUNSUMSEL.COM/RAHMAT
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Musi Rawas Utara, Syamsu Anwar. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Ram sawit atau tempat jual beli tandan buah segar (TBS) kelapa sawit hasil perkebunan masyarakat kini bermunculan di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).

Ram sawit merupakan sebutan masyarakat lokal di daerah ini yang merujuk pada alat timbangan truk digital yang digunakan untuk menimbang kendaraan angkut kelapa sawit.

Bermunculannya ram sawit di kabupaten ini ternyata banyak yang ilegal atau belum memiliki izin usaha dari pemerintah daerah setempat.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Muratara, Syamsu Anwar mengatakan sudah melakukan monitoring terkait maraknya ram sawit tersebut.

"Kami membentuk tim khusus, kami sudah turun ke lapangan melakukan penertiban izin usaha pemilik usaha ram sawit ini," kata Syamsu Anwar kepada Tribunsumsel.com, Senin (11/10/2021).

Menurut dia, seluruh ram sawit di Muratara harus memiliki izin resmi dari pemerintah daerah setempat.

Syamsu Anwar mengakui banyak pelaku usaha ram sawit yang belum mengantongi izin resmi tersebut.

Pihaknya sudah memberikn teguran kepada pelaku usaha ram sawit yang tidak taat aturan.

"Kita minta mereka memenuhi izin. Kita kasih waktu, kalau masih tidak menaati aturan, maka akan kita hentikan sementara aktivitas ram sawitnya," tegas Syamsu Anwar.

Salah seorang pemilik ram sawit, Iwan mengatakan memang berniat ingin mengantongi izin dari pemerintah daerah setempat.

Baca juga: Kecelakaan di Jalinsum Muratara Simpang SMAN 5 Karang Jaya,Minibus Ringsek Depan, Strada Masuk Parit

Akan tetapi, kata dia, usahanya saat ini masih kecil-kecilan dan belum banyak petani sawit yang menjual hasil perkebunannya ke ram sawit miliknya.

"Saya kebetulan masih baru juga buka usaha ini, masih kecil-kecilan, belum banyak juga yang jual ke sini. Tapi nanti insyaallah saya urus izinnya," kata Iwan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved