Breaking News:

Berita Palembang

Bursa Balon Wabup Muara Enim, Hanura Sumsel Ungkap Hasil Pertemuan dengan DPP

Hanura memiliki hak untuk mengusulkan nama balon Wakil Bupati, karena menang di Pilkada Muara Enim tahun 2018 bersama partai Demokrat dan PKB

Dokumen Hanura Sumsel
Ketua DPD Hanura Sumsel Achmad Al Azhar (kiri) saat berbuncang dengan Sekjen DPP Hanura I Gede Pasek Suardika pada 6 Oktober 2021 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG,--Ketua DPD Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) provinsi Sumsel Achmad Al Azhar menegaskan, partai tetap mengusulkan Rinaldo sebagai bakal calon (balon) Wakil Bupati Muara Enim yang saat ini kosong.

Penegasan ini disampaikan Achmad Al Azhar setelah menghadap pimpinan DPP partai Hanura, yaitu Ketum Oesman Sapta Odang dan Sekjen I Gede Pasek Suardika pada 6 Oktober.

" Kita tetap komitmen dukung Aldo sesuai arahan pimpinan Hanura di pusat," kata Al Azhar, Kamis (7/10/2021).

Diungkapkan Azhar, Ketum dan Sekjen Harura juga telah memberikan arahan kepada jajaran DPD Hanura Sumsel dan Muara Enim, untuk terus melakukan komunikasi dengan PKB dan Demokrat agar terjadi kesepakatan bersama.

"Aldo di tugaskan untuk lebih intensif melakukan komunikasi dengan partai PKB dan Demokrat. Termasuk juga pengurus DPC dan DPD untuk membantu," tandasnya.

Dijelaskan Azhar, Hanura sendiri memiliki hak untuk mengusulkan nama balon Wakil Bupati, karena di Pilkada Muara Enim tahun 2018 lalu, bersama partai Demokrat dan PKB sama- sama mendukung pasangan A Yani- Juarsah yang memenangi Pilkada. Meski akhirnya kedua pasangan itu tersandung kasus korupsi yang ditangani KPK.

"Dalam aturan yang ada, partai pengusung atau pendukung harus sepakat untuk menyerahkan dua nama balon, nantinya akan dipilih oleh DPRD," cap Azhar.

Ditambahkan Achmad, pihaknya memiliki pertimbangan sendiri dalam mengusung salah satu balon kepala daerah, salah satunya tidak bermasalah dengan hukum.

"Yang pasti, kandidat memiliki latar belakang yang baik, bersih tidak ada masalah hukum," tegasnya.

Sekedar informasi, pucuk pimpinan daerah Kabupaten Muara Enim saat ini dijabat Penjabat (Pj) Bupati Nasrun Umar, setelah Bupati yang ada A Yani divonis bersalah oleh pengadilan.

Sedangkan posisi wabup Juarsah yang dilantik jadi Bupati sekitar sebulan ikut tersandung hukum saat ini, sementara posisi Wabup yang ditinggalkannya masih kosong.

PKB dan Demokrat sendiri saat ini telah memiliki nama yang telah disiapkan untuk posisi balon Wabup Muara Enim kedepan, dimana PKB mengusulkan nama ketua DPW PKB Sumsel Ramlan Holdan dan partai Demokrat mengusulkan nama Hj Sumarni yang tak lain adalah istri dari A Yani.

Namun seiring waktu, hingga saat ini ketiga parpol masih belum sepakat untuk dua nama yang akan diusulkan bersama- sama.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved