Breaking News:

Berita Lahat

Warga Desa Berpikir Tidak Akan Naik Pesawat atau Masuk Mall, Capaian Vaksinasi Lahat Belum 50 Persen

Wakil Ketua DPRD Lahat, Sri Marhaeni Wulansih SH mengungkapkan harus ada upaya maksimal pemerintah pusat agar warga tergerak divaksin.

Editor: Vanda Rosetiati
SRIPO/EHDI AMIN
Wakil Ketua DPRD Lahat Sri Marhaeni Wulansih SH mengungkapkan capaian vaksinasi Covid-19 di Lahat yang masih rendah 22,81 persen harus disikapi pemerintah dengan langkah tertentu misalnya memberi bantuan. 

TRIBUNSUMSEL.COM, LAHAT - Hingga Senin (27/9/2021) capaian warga di Kabuten Lahat, belum tembus 50 persen atau baru sekitar 22.81 persen.

Selain kendala jumlah vaksin terbatas, kesadaran masyarakat untuk divaksin masih terbilang rendah.

Di sisi lain, vaksin ini sangat penting untuk memutus laju penyebaran covid 19 di Kabupaten Lahat.

Terkait hal ini, Wakil Ketua DPRD Lahat Sri Marhaeni Wulansih SH mengungkapkan harus ada upaya maksimal khususnya dari pemerintah pusat agar warga tergerak bersedia untuk divaksin. Selain terus memberikan pencerahan akan manfaat vaksin, Sri berharap ada semacam pancingan agar warga mau divaksin.

"Ya misalnya jika ada bantuan untuk warga bisa mendapatkan bantuan tersebut jika sudah divaksin. Persyaratan ini bukan bermaksud memberatkan namun demi kepentingan masyarakat itu sendiri sehingga tergerak untuk divaksin, "sampainya saat diwawancara, Selasa (28/9/2021).

Pemberian vaksin bagi warga sebagai antisipasi dalam penularan covid 19. Meski saat ini terus menurun dan hal itu diapresiasi, Sri menuturkan tak menutup kemungkinan ada cluster baru.

"Misal kalau masuk mall harus ada kartu vaksin, atau naik pesawat dan sebagainya. Nah, warga di desa kebanyakan tentu berpikir jika tidak akan naik pesawat atau masuk mall. Kalau bantuan pemerintah tentu akan berdampak karena banyak warga yang mendapatkanya, "jelasnya.

Selain faktor itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat menyebut karena keterbatasan vaksin yang diberikan oleh pemerintah pusat. "Alokasi vaksin itu tergantung pemerintah pusat kita dikasih berapa,"ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat Taufik M Putra SKM MM melalui Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P), Aiwa Marlina SKM MM.

Baca juga: BEM SI Tuntut Ketua KPK Firli Mundur, Pengamat Politik ForDes Bagindo Togar Ungkap Begini

Sementara, Catatan Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat, capaian vaksinasi di Kabupaten Lahat yakni, vaksinasi vaksin sinovac dosis satu 82.607 dosis dua 49.794 dosis tiga 43, Astra Zaneca dosis satu 4.460 dosis dua 1.336 dosis tiga 0, SinoVac-BF dosis satu 925 dosis dua 403 dosis tiga 0, Sinopharm-GR dosis satu 664 dosis dua 388 dosis 3 0 dan Moderna dosis satu 3.900 dosis dua 167 serta dosis tiga 1.400.

"Total capaian secara persentase 22.81 persen untuk seluruhnya,"tambah Kasi Surveilands dan Imunisasi, Salmastuti.

Tuti menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 terus di genjot di Bumi Seganti Setungguan. Untuk vaksinasi terjadwal di Gedung Pertemuan Selasa dan Kamis, Gedung Juang Jumat dan Sabtu. Kemudian, vaksinasi di seluruh puskesmas di Kabupaten Lahat, RSUD.

"Ya vaksinasi terus dilakukan, kita juga dibantu TNI Polri, dan fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit juga melakukan vaksinasi,"sampainya.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved