Breaking News:

Berita Muba

Tak Sadar Transaksi dengan Polisi, Kurir Ganja dan Sabu di Sekayu Muba Diringkus

Polres Muba mengamankan Iran Eko Wijaya (19) yang diduga merupakan kurir narkoba di Jalan Sekayu - Lubuk Linggau Sekayu Muba

Polres Muba
Iran Eko Wijaya (19) kurir Narkoba diamankan di Satresnarkoba Polres Muba 

TRIBUNSUMSEL.COM, SEKAYU- Iran Eko Wijaya (19) tidak berkutik setelah jajaran Satres Narkoba Polres Muba menangkapan dirinya, Selasa (21/9/21) sekitar pukul 02.00 WIB.

Tersangka diamankan di Jalan Sekayu - Lubuk Linggau Kelurahan Balai Agung Kecamatan Sekayu Kabupaten Muba, setelah jajaran Satres Narkoba menyamar sebagai pembeli untuk mengamankan tersangka.

Dari tersangka polisi berhasil menyita 2 paket yang diduga narkotika jenis shabu dengan berat bruto 20,87 gram, 2 bugkus ganja dengan berat 882 Gram, 1 serta uang tunai sebesar Rp 300 ribu

Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy,SH.SIK.M.Si, melalui kasat narkoba, AKP Jon Roni Hasibuan menjelaskan penangkapan terhadap pelaku dengan cara Under Cover Buy kepada pelaku.

“Sebelumnya pihaknya telah mendapatkan laporan dari warga bahwa tersangka menyediakan narkotika jenis sabu-sabu dan ganja, sehingga dilakukan penyelidikan,”kata Jon Roni, Jumat (24/9/21).

Setelah sempat berkominaksi antara tersangka dan kepolisian dengan memesan 1 Kg ganja dan 2 kantong sabu dengan nilai transaksi sebesar Rp 11 juta.

Terjadi kesepakatan untuk melakukan transaksi di Masjid Darul Mustaqim di Jalan Sekayu - Lubuk Linggau Kelurahan Balai Agung Kecamatan Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin.

“Anggota pun meluncur ke lokasi tersebut dan menunggu, sehingga pada saat pelaku memasuki halaman masjid pelaku langsung kita amankan tanpa perlawanan,”ungkapnya.

Berdasarkan introgasi awal terkait barang bukti yang ditemukan, pelaku mengatakan bahwa barang tersebut milik E dan ia  hanya bertugas mengantarkan dan mendapatkan upah sebesar Rp.300 ribu dari mengantarkan barang tersebut

Baca juga: Ditodong Senpi, Seorang Pj Kades di Batanghari Leko Muba Serahkan Uang BLT Rp 37 Juta

"Terhadap tersangka kita jerat dengan pasal 114 ayat 2, 112 ayat 2 dan pasal 111 ayat 1 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan UI RI nomor 36 tahun 2009 tentang Psikotropika, dan Kesehatan dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun penjara,”tutupnya

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved