Breaking News:

Berita Prabumulih

Pukuli Keponakan Pakai Sendal Sampai Memar, Pria di Prabumulih Ditangkap Polisi

Akibat ulahnya menganiaya keponakannya sendiri bernama Suci Selvina Anggraini (25) membuat Novi Supentri harus masuk bui

Penulis: Edison | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON
Novi Supentri (48) yang merupakan warga Jalan Tanggamus Kelurahan Muaradua Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih saat diamankan di Satreskrim Polres Prabumulih, Selasa (21/9/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Apes nasib dialami Novi Supentri (48) yang merupakan warga Jalan Tanggamus Kelurahan Muaradua Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih.

Akibat ulahnya menganiaya keponakannya sendiri bernama Suci Selvina Anggraini (25) membuat Novi Supentri harus masuk bui atau mendekam di sel tahanan Mapolres Prabumulih.

Novi menganiaya Suci dengan cara memukul menggunakan sendal Carvil ke bagian kepala sebanyak 2 kali dan bagian tangan sebanyak 2 kali yang mengakibatkan korban mengalami memar di wajah dan tangan korban.

Aksi pemukulan itu dilakukan Novi di rumah korban di Jalan Sumatera RT 03 RW 01 Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur pada Rabu (14/9/2021) sekitar pukul 22.30.

Tak terima dengan apa yang dialaminya, Ibu rumah tangga (IRT) tersebut kemudian melaporkan pamannya ke SPKT Polres Prabumulih.

Berdasarkan informasi berhasil dihimpun, penganiayaan dilakukan pelaku bermuala ketika pelaku mendatangi kediaman Suci yang merupakan keponakannya di Jalan Sumatera Kelurahan Gunung Ibul.

Saat kejadian pelaku dan korban terjadi cekcok mulut, lantaran kalah dalam cekcok membuat Novi naik pitam.

Pelaku kemudian mengambil sendal Carvil dan memukul korban di bagian kepala dan tangan hingga mengalami memar yang kemudian dilaporkan Suci ke polisi.

Mendapat laporan itu, petugas kepolisian langsung melakukan penyelidik dan meringkus pelaku di kedimanannya di Jalan Tanggamus Kelurahan Muaradua Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih.

Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi SIK MH melalui Kasat Reskrim AKP Jailili SH MH didampingi Kanit Pidum Ipda Dohan Yoanda Prima STrK membenarkan adanya penangkapan tersebut dan pelaku menganiaya keponakan menggunakan sandal.

"Pelaku berikut barang bukti diamankan di Polres Prabumulih dan masih menjalani pemeriksaan petugas," katanya.

Atas perbuatan yang dilakukan, pelaku akan dijerat pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman pidana kurungan maksimal 2 tahun 8 bulan.

Baca juga: Sucay Pengedar dan Bandar Narkoba di Prabumulih Diringkus Polisi, Edarkan Sabu di Perumahan

Dihadapan petugas pelaku menganiaya korban lantaran kesal saat cekcok mulut, lalu pelaku mengambil sendal dan memukul kepala korban Suci.

"Saya pukul karena kesal pak," katanya dihadapan polisi. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved