Berita Selebriti

Indro Warkop Sakit Hati, Kini Putra Almarhum Dono Warkop 'Kecam' Aksi Grup Warkopi : Tidak Beretika

Karena itu dirinya pun keberatan apabila jerih payah Dono, Kasino, dan Indro selama 48 tahun dengan mudahnya ditiru dan dikomersilkan tanpa sepengetah

Editor: Moch Krisna

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Mohammad Alivio

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA - Polemik munculnya tiga pemuda yang mirip grup Warkop DKI yakni Dono, Kasino, Indro terus jadi sorotan

Setelah muncul tanggapan Indro sebagai salah satu anggota Warkop DKI yang tak terima dan sakit hati dengan aksi tiga pemuda tersebut

Bahkan secara gamblang, Indro menyebut jika aksi tiga pemuda dan manajemen melanggar HAKI dari Warkop DKI

Kini tak hanya Indro, Anak almarhum Dono ikut angkat bicara dengan menguak unek-uneknya

"Kalau memang om Indro udah sakit hati, ya pasti secara tidak langsung anak-anaknya merasa sakit dan tersinggung," kata Satrio saat konferensi pers virtual, Senin (20/9/2021).

Satrio merasa perjuangan sang ayah dan sahabatnya itu tak dihargai.  

Karena itu dirinya pun keberatan apabila jerih payah Dono, Kasino, dan Indro selama 48 tahun dengan mudahnya ditiru dan dikomersilkan tanpa sepengetahuan dan persetujuan dari Lembaga Warkop DKI serta Keluarga Personil Warkop DKI.

warkop dki baju merah jangan sampai lolos
warkop dki baju merah jangan sampai lolos ()

"Mereka tidak seperti membuat mi instan dalam hitungan menit sudah jadi dalam segala sisi," ucap Satrio.

"Ya mereka itu jatuh bangun untuk mempertahankan Warkop DKI, bahkan sampai saat ini Om Indro masih konsisten di usianya yang sudah tak lagi muda, yang sudah saya anggap sebagai bapak saya itu membawa bendera Warkop," imbuhnya kembali.

Karena itu, ia menyayangkan Warkopi tidak melakukan izin terlebih dahulu untuk membuat konten yang menyerupai Warkop DKI. 

Namun ia tidak menyalahkan ketiga tokoh yang mirip Dono, Kasino, Indro itu.

Hanya saja ia kesal atas perbuatan manajemen Warkopi yang memanfaatkan ketiga karakter itu serta popularitas Warkop DKI.

"Mereka terbentuk dari persahabatan yang bagi saya tak tenilai harganya, mahal dan kemudian ada pihak manajemen yang tiba tiba memanfaatkan 3 karakter ini untuk dikomersilkan tanpa sepengetahuan dan izin Om Indro dan anak anaknya itu bagi saya perbuatan tidak beretika," tegas Satrio.

"Kalau ujug- ujug dikomersilkan rasanya ini nggak sebanding dengan perjuangan ayah-ayah saya yang sudah jerih payah sampai ke tahap itu," pungkasnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved