Berita Selebriti

Sebut Ada Konspirasi, Ahmad Dhani Curiga Peretas Akun Instagramnya Adalah 'Pembunuh Bayaran'

Ia menduga ada motif tertentu yang melatarbelakangi aksi peretasan tersebut, terutama terkait dengan konten yang belakangan ia unggah.

Tayang:
Instagram/officialdewa19
AKUN INSTAGRAM DIRETAS- Ahmad Dhani melalui akun Instagram Dewa 19, @officialdewa19,menyatakan akun Instagramnya mengalami kendala akses dan diduga disalahgunakan 

Ringkasan Berita:
  •  Ahmad Dhani, mencurigai adanya motif terselubung di balik peretasan akun Instagram pribadinya yang ia sebut dilakukan oleh "pembunuh bayaran" siber.
  • Dhani merasa janggal karena peretasan terjadi tepat saat ia gencar mengunggah konten pembuktian masa lalu,.
  • Meski kini berada di bawah kendali ketat Mulan Jameela, akun tersebut sempat disalahgunakan sindikat residivis asal Sulawesi untuk menipu warga hingga merugi Rp40 juta dengan modus penjualan emas.

TRIBUNSUMSEL.COM - Musisi sekaligus anggota DPR RI Ahmad Dhani mengungkap kecurigaannya terkait peretasan akun Instagram pribadinya yang telah terverifikasi.

Dhani menilai insiden tersebut bukan sekadar serangan siber biasa.

Ia menduga ada motif tertentu yang melatarbelakangi aksi peretasan tersebut, terutama terkait dengan konten yang belakangan ia unggah.

Ahmad Dhani merasa heran mengapa akun miliknya yang memiliki proteksi ketat bisa ditembus dengan mudah.

"Kalau menurut saya sih ini hanya kamuflase saja. Ini sebenarnya pembunuh bayaran aja gitu," kata Ahmad Dhani saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (5/6/2026).

JUMPA PERS- Ahmad Dhani secara terang-terangan mengungkapkan bahwa keluarga besarnya sudah merasa muak terhadap Maia Estianty, geram sering mengungkit masa lalu
JUMPA PERS- Ahmad Dhani secara terang-terangan mengungkapkan bahwa keluarga besarnya sudah merasa muak terhadap Maia Estianty, geram sering mengungkit masa lalu (Youtube/CUMICUMI)

Baca juga: Ahmad Dhani Kantongi Identitas Peretas Instagramya, Siap Laporkan Usai Ada Korban Rugi Rp40 Juta

Dhani merasa waktu peretasan ini janggal.

Pasalnya, akun tersebut diretas justru saat ia sedang gencar membagikan apa yang ia yakini sebagai kebenaran.

"Kenapa nggak dari sebulan yang lalu atau setahun yang lalu nge-hack akun saya, kenapa pas saat-saat seperti ini gitu? Saat-saat saya butuh untuk memposting sebuah kebenaran tapi kok diganggu, di-hack dan lain-lain gitu," tuturnya.

Lebih lanjut, Ahmad Dhani menyoroti bahwa kasus ini bukan hanya masalah pribadi, melainkan masalah keamanan siber nasional.

Ia merasa khawatir jika akun milik pejabat negara bisa dibobol sekelas akun pribadinya, maka posisi petinggi negeri lainnya pun terancam.

"Akun saya kan verified, sebenarnya nggak bisa di-hack sebenarnya kalau nggak benar-benar, hacker beneran gitu, hacker yang sangat ahli itu nggak mungkin. Karena ini akun daripada pejabat negara, ya kan? Anggota DPR, kok bisa diretas kan berbahaya ini," ungkap Dhani.

Pria 53 tahun itu juga memberikan peringatan keras kepada pemerintah, terutama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), agar lebih waspada.

"Suatu saat nanti Menteri juga bisa diretas, suatu saat pun Presiden pun bisa juga diretas. Ini kan berbahaya," tambahnya.

Setelah berhasil menguasai akun Dhani, pelaku ternyata tidak hanya diam.

Sindikat yang diketahui berbasis di Sulawesi dan merupakan residivis ini menggunakan akun Dhani untuk melakukan penipuan dengan modus jualan emas dan handphone murah.

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved